View Artikel Ilmiah

Kembali
NimF1G010037
NamamhsRIYAN HANUNG NUGROHO
Judul ArtikelAbreviasi Bahasa Indonesia dalam Media Sosial Facebook dan Twitter
AbstrakPenelitian ini berjudul “Abreviasi Bahasa Indonesia dalam Media Sosial Facebook dan Twitter”. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan pola-pola pembentukan singkatan dan akronim bahasa Indonesia yang ada di dalam media sosial Facebook dan Twitter. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kalimat yang di dalamnya terdapat singkatan dan akronim bahasa Indonesia dalam Facebook dan Twitter. Sumber data dalam penelitian ini adalah akun Facebook yang sudah berteman dengan akun penulis dan akun Twitter dalam hal ini baik sebagai pengikut (followers) akun penulis, dan mengikuti (following) atau yang diikuti penulis. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik dasar teknik sadap dan teknik lanjutannya teknik catat. Metode analisis data menggunakan metode padan dengan teknik dasar berupa teknik pilah unsur penentu. Metode penyajian hasil analisis data secara informal. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pola penyingkatan satu kata menjadi satu huruf dan pola penyingkatan satu kata menjadi beberapa huruf. Pada pola penyingkatan satu kata menjadi satu huruf terjadi penyingkatan dua kata menjadi dua huruf, tiga kata menjadi tiga huruf, empat kata menjadi empat huruf, dan lima kata menjadi lima huruf. Pada pola penyingkatan satu kata menjadi beberapa huruf terjadi penyingkatan pola KV-K-KVK menjadi KKKK, pola KV-KV-KV-KKVK menjadi KKKKK, pola KV-KV-KV menjadi KKK, pola KVK-KVKK menjadi KK, pola V-KVKK menjadi VKK, pola KVK-KV menjadi KKKV, pola KV-KV menjadi VKV, dan pola KV-KVK menjadi KVK. Pola pembentukan akronim bahasa Indonesia dalam media sosial Facebook dan Twitter terdapat empat belas pola pembentukan akronim, (1) Pengekalan suku kata pertama, dan kedua pada kata pertama, dan pengekalan suku kata kedua, dan ketiga pada kata kedua, (2) Pengekalan suku kata pertama pada kata pertama, dan pengekalan suku kata kedua, dan ketiga pada kata kedua, (3) Pengekalan suku kata pertama pada kata pertama, dan pengekalan suku kata pertama, dan kedua pada kata kedua, (4) Pengekalan suku kata pertama, dan kedua pada kata pertama, dan pengekalan suku kata pertama pada kata kedua, (5)Pengekalan suku kata kedua, dan ketiga pada kata pertama, dan pengekalan suku kata pertama pada kata kedua, (6) Pengekalan suku kata pertama pada kata pertama, dan pengekalan suku kata pertama, dan kedua pada kata kedua, (7)Pengekalan suku kata ketiga pada kata pertama, dan pengekalan suku kata ketiga, dan keempat pada kata kedua, (8) Pengekalan suku kata pertama pada kata pertama, dan pengekalan suku kata pertama, dan kedua pada kata kedua, (9)Pengekalan suku kata pertama pada kata pertama, pengekalan suku kata pertama pada kata kedua, pengekalan suku kata pertama pada kata ketiga, dan pengekalan suku kata pertama, dan kedua pada kata keempat, (10)Pengekalansuku kata pertama, dan kedua pada kata pertama, dan pengekalan suku kata pertama pada kata kedua, (11) Pengekalan suku kata pertama, dan ketiga pada kata pertama, pengekalan suku kata kedua, dan ketiga pada kata kedua, pengekalan suku kata pertama pada kata ketiga, dan pengekalan suku kata pertama pada kata keempat, (12) Pengekalaansuku kata pertama, dan kedua pada kata pertama, dan pengekalan suku kata pertama pada kata kedua, (13)Pengekalan suku kata pertama pada kata pertama, dan pengekalan suku kata pertama, dan kedua pada kata kedua, (14) Pengekalan suku kata pertama, dan ketiga pada kata pertama, dan pengekalan suku kata pertama, dan kedua pada kata kedua.
Abstrak (Inggris)This study is entitled "Abreviasi Bahasa Indonesia dalam Media Sosial Facebook dan Twitter". The purpose of this study to describe the patterns of formation Indonesian abbreviation and acronym that is in social media Facebook and Twitter. This study is a descriptive qualitative. The data in this study is a sentence in which there are abbreviations and acronyms Indonesian in Facebook and Twitter. Source of data in this study is the Facebook account that had been friends with the author account and Twitter account in this case either as followers (followers) author account, and follow the (following) or are followed by the author. Methods of data collection methods refer with the basic technique of tapping techniques and subsequent techniques of noted techniques. Methods of data analysis using the identity method with the basic techniques such as sorting technique decisive element. Presentation of the results of data analysis methods informally. The results obtained in this study is condensation pattern one word to one letter and pattern condensation the word into letters. In condensation pattern one word into one letter condensation occurstwo words to two letter, three words to three letters, four words to four letter, and five word to five letter. In condensation pattern one word into several letters occurs condensation pattern, KV-KV-KVK into KKKK, the pattern of KV-KV-KV-KKVK into KKKKK, the pattern of KV-KV-KV into KKK, the pattern of KVK-KVKK into KK, the pattern of V-KVKK into VKK, the pattern of KVK-KV into KKKV, the pattern of KV-KV into VKV, and the pattern of KV-KVK into KVK. Pattern formation Indonesian acronym in social media Facebook and Twitter are fourteen pattern ormation acronym, (1) Perpetuation of the first and the second syllable in the first word, and the perpetuation of the second and third syllables in the second word, (2) Perpetuation of the first syllablein the first word, and the perpetuation of the second and third syllables in the second word, (3) Perpetuation of the first syllable in the first word, and the perpetuation of the first and the second syllable in the second word, (4) Perpetuation of the first and the second syllable in the first word, and the perpetuation of the first syllable in the second word, (5) Perpetuation of the second and third syllable in the first word, and the perpetuation of the first syllable in the second word, (6) Perpetuation of the first syllable in the first word, and the perpetuation of the first and the second syllable in the second word, (7) Perpetuation of the third syllable in the first word, and the perpetuation of the third and fourth syllables in the second word, (8) Perpetuation of the first syllable in the first word, and the perpetuation of the first and the second syllable in the second word, (9) Perpetuation of the first syllable in the first word, the perpetuation of the first syllable in the second word, the perpetuation of the first syllable in the third word, and the perpetuation of the first and the second syllable in the fourth word, (10) Perpetuation of the first and the second syllable in the first word, and the perpetuation of the first syllable in the second word, (11) Perpetuation of the first and third syllable in the first word, the perpetuation of the second and third syllables in the second word, the perpetuation of the first syllable in the third word, and the perpetuation of the first syllable in the fourth word, (12) Perpetuation of the first and the second syllable in the first word, and the perpetuation of the first syllable in the second word, (13) Perpetuation of the first syllable in the first word, and the perpetuation of the first and the second syllable in the second word, (14) Perpetuation of the first and third syllable in the first word, and the perpetuation of the first and the second syllable in the second word.
Kata KunciAbreviasi bahasa Indonesia – pola-pola singkatan – pola-pola akronim - facebook dan twitter – morfologi
Nama Pembimbing 1Siti Junawaroh, S.S., M.Hum.
Nama Pembimbing 2Etin Pujihastuti, S.S., M.Pd.
Tahun2015
Jml halaman14
Page generated in 0.0656 seconds.