View Artikel Ilmiah

Kembali
NimF1G012015
NamamhsRIF'AN YUSUF
Judul ArtikelREPRESENTASI KRITIK SOSIAL DALAM ANTOLOGI CERPEN YANG TERHORMAT NAMA SAYA KARYA EMHA AINUN NADJIB
AbstrakPenelitian ini berjudul Representasi Kritik Sosial dalam Antologi Cerpen Yang Terhormat Nama Saya karya Emha Ainun Nadjib. Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk kritik sosial dalam delapan cerpen karya Emha Ainun Nadjib yang terdapat dalam kumpulan cerpen tersebut. Dalam antologi cerpen Yang Terhormat Nama Saya, Emha membeberkan laku kehidupan beragam latar belakang masyarakat. Secara umum mengangkat kehidupan “orang-orang kecil”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana representasi kritik sosial dalam kumpulan cerpen Yang Terhormat Nama Saya karya Emha Ainun Nadjib. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun fokus penelitian ini adalah delapan cerpen karya Emha Ainun Nadjib yang berjudul Ijazah, Lelaki ke-1000 di Ranjangku, Satu Truk Pasir, Kang Dasrip, Podium, Padang Kurusetra, Jimat, dan Pesta. Data penelitian berupa buku kumpulan cerpen yang berjudul Kumpulan Cerpen Yang Terhormat Nama Saya Karya Emha Ainun Nadjib. Data yang akan diperoleh melalui teknik baca, catat, dan pengelompokan. Data yang diperoleh dikaji menggunakan teori Sosiologi sastra. Hasil penelitian ini adalah bahwa terdapat representasi kritik sosial dalam kumpulan cerpen "Yang Terhormat Nama Saya" yang dapat dibagi menjadi tiga bidang yakni bidang sosial-budaya, bidang ekonomi dan bidang politik.
Abstrak (Inggris)This study entitled Representasi Kritik Sosial dalam Antologi Cerpen Yang Terhormat Nama Saya karya Emha Ainun Nadjib. This study analyzed the forms of social criticism in eight short stories by Emha Ainun Nadjib contained in the book. In the short story anthology of Yang Terhormat Nama Saya by Emha Ainun Nadjib, the writer revealed the diverse backgrounds in the community life. Generally, the writer uplifted the lives of "little people". The problem in this research is how the representation of social criticism in a collection of short stories of Yang Terhormat Nama Saya by Emha Ainun Nadjib. Methods used in this study is a qualitative descriptive study. The focus of research is eight short stories by Emha Ainun Nadjib Entitled Ijazah, Lelaki ke-1000 di Ranjangku, Satu Truk Pasir, Kang Dasrip, Podium, Padang Kurusetra, Jimat, and Pesta. The data is taken from a book collection of short stories entitled Yang Terhormat Nama Saya by Emha Ainun Nadjib. The data will be processed through reading, recording, and grouping session. The data is collected and assessed using the theory of Sociology of Literature. The result of this study is that there is a representation of the social criticism in a collection of short stories, Yang Terhormat Nama Saya which can be divided into three areas namely socio-cultural field, the economic and political fields.
Kata Kuncikritik sosial, sosiologi sastra, politik, ekonomi, kritik budaya
Nama Pembimbing 1Dra. Hj. Roch Widjatini, M. Hum
Nama Pembimbing 2Sri Nani Hari Yanti, S.S., M. Hum.,
Tahun2017
Jml halaman64
Page generated in 0.0929 seconds.