View Artikel Ilmiah

Kembali
NimF1G010006
NamamhsGILANG PUTRI UTAMI
Judul ArtikelPembentukan Kata Majemuk Dalam Majalah Misteri.
AbstrakPenelitian ini berjudul ”Pembentukan Kata Majemuk dalam Majalah Misteri”. Adapun tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan makna yang dihasilkan kata majemuk dalam Majalah Misteri. Bentuk penelitian ini deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan unsur-unsur pembentuk serta jenis makna yang dihasilkan dalam Majalah Misteri. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kalimat dalam Majalah Misteri yang diduga di dalamnya terdapat kata majemuk. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini metode simak yaitu menyimak kalimat-kalimat yang diduga di dalamnya terdapat kata majemuk. Teknik dasar yang digunakan adalah teknik sadap dan diteruskan dengan teknik lanjutan berupa teknik simak dan diteruskan dengan teknik lanjutan kedua berupa teknik catat. Metode analisis data adalah metode agih. Penelitian ini menggunakan metode agih karena alat penentunya bahasa itu sendiri. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sisip, teknik balik dan teknik perluas. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa kata majemuk yang terdapat dalam Majalah Misteri berdasarkan unsur pembentuknya terbentuk dari kata tunggal dan kata tunggal, kata tunggal dan kata berimbuhan, kata berimbuhan dan kata tunggal. Jadi, lebih banyak yang terbentuk dari kata tunggal dan kata tunggal serta kata berimbuhan dan kata tunggal. Kata majemuk yang terdapat dalam Majalah Misteri menghasilkan makna idiom penuh, idiom sebagian dan non idiom. Pemakaian kata majemuk dalam Majalah Misteri akan mempunyai dampak terhadap pembaca yang tidak sepenuhnya memahami makna tersebut sehingga mengabaikan kata majemuk bahkan mengabaikan ceritanya. Di sisi lain dapat menambah perbendaharaan kata bagi pembaca.
Abstrak (Inggris)This research is entitled "Pembentukan Kata Mejemuk dalam Majalah Misteri”. The purpose of this research is to describe the forms and meanings generated from the plural words contained in Mystery Magazine. This descriptive-qualitative research describes the formation elements and the meaning types generated from the Mystery Magazine. The data source of this research is sentences contained in the Mystery Magazine predicted having the plural words. The data are collected through listening the predicted sentences containing plural words. Tapping is considered as the basic technique used in this research and then continued with listening and recording as the further techniques. The data are analyzed using a distributional (agih) method since the determining instrument is the language itself. This research also uses inserting, reversing, and extending techniques. The results of data analysis are informally presented. The research results show that plural words contained in the Mystery Magazine are based on their formation elements covering the combination of singular word with singular word, singular word with the affixed word, as well as the affixed word with singular word that more words are formed from the combination of singular word with singular word and the affixed word with singular word. The plural words contained in Mystery Magazine result in simultaneous, partial, and non idiomatic meaning. The plural words used in Mystery Magazine negatively influence the readers' who do not fully understand its meaning so they disregard the plural words even the story it self. In the other side, it obviously enrich the vocabularies to the readers.
Kata Kuncikata majemuk, majalah misteri, morfologi semantik.
Nama Pembimbing 1Farida Nuryantiningsih, M. Hum.
Nama Pembimbing 2Gita Anggria R, S.S, M.A
Tahun2017
Jml halaman60
Page generated in 0.0611 seconds.