View Artikel Ilmiah

Kembali
NimG1B010020
NamamhsARDHO PRASETYO
Judul ArtikelGAMBARAN KUALITAS AIR LIMBAH BATIK DI BATIK “X” BANYUMAS TAHUN 2017
AbstrakLatar belakang: Industri batik menimbulkan dampak berupa limbah cair organik dengan volume yang besar, warna yang pekat, berbau menyengat dan memiliki suhu, keasamam (pH), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solid (TSS) yang tinggi. Batik “X” sebagai industri batik yang terdapat di Banyumas merupakan salah satu industri yang mana dalam rangkaian kegiatan produksinya menghasilkan limbah, terutama limbah cair. Metodologi: Jenis dan metode penelitian yang digunakan adalah deskiptif kuantitatif dan observasional yang digunakan untuk mengetahui gambaran situasi proses pengolahan limbah yang dilakukan di Batik “X” Banyumas. Hasil Penelitian: Hasil pengukuran limbah cair di Batik “X” Banyumas didapatkan derajat keasaman (pH) sebesar 10. Hasil pengukuran limbah cair di Batik “X” Banyumas didapatkan suhu sebesar 29oC.Hasil pengukuran limbah cair di Batik “X” Banyumas didapatkan COD (Chemical Oxygen Demand) sebesar 1200 mg/l. Hasil pengukuran limbah cair di Batik “X” Banyumas didapatkan TSS (Total Suspended Solid) sebesar 199 mg/l. Kesimpulan: Dari penelitian didapatkan kesimpulan bahwa kadar COD, TSS, dan pH dari industri batik “X” Banyumas tidak memenuhi syarat baku mutu lingkungan. Sedangkan untuk suhu dari industri batik “X” Banyumas memenuhi syarat baku mutu lingkungan.
Abstrak (Inggris)Background : Batik industry can produce large volume of waste water which have solid colors, bad odours, and have high temperature, unstandarized PH, High rate Biochemical Oxygen Demand (BOD), high rate of Chemical Oxygen Demand (COD), and high Total Suspended Solid (TSS). Methodology: Research method used descriptive quantitative and obsevational method. This method was used to describe water waste treatment in Batik “X” Industry. Research Results:The results of measurement of the liquid waste in Batik “X” Banyumas obtained. The results of measurement of the liquid waste in Batik “X” Banyumas obtained 10 ph degrees 10. The results of measurement of the liquid waste in Batik “X” Banyumas obtained the temperature of 29oC. The results of the measurement of the liquid waste in “X” Banyumas obtained 1200 mg/l COD rate. The results of the measurement of the liquid waste in Batik “X” Bnayumas obtained 199 mg/l TSS rate. Conclusion: From the research obtained the conclusion that the level of COD, TSS, temperature, and PH from the batik industry Hadi prijanto did not qualify for the raw material quality of health except the temperature.
Kata KunciBatik, Air Limbah, COD, TSS, pH, Suhu
Nama Pembimbing 1Drs. Kuswanto, M.Kes
Nama Pembimbing 2Agnes Fitria W., S.KM., M.Sc
Tahun2017
Jml halaman8
Page generated in 0.0759 seconds.