View Artikel Ilmiah

Kembali
NimC1A010090
NamamhsSHOFIAN NOVA ELZAHERA
Judul ArtikelEfisiensi Usaha Tani Melati Putih (Jasminum Sambac) Di Desa Maribaya Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal
Abstrak Penelitian ini berjudul “Efisiensi Usaha Tani Melati Putih (Jasminum Sambac) Di Desa Maribaya Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keuntungan dan tingkat efisiensi dari usaha tani melati serta mengetahui besar produksi dan pendapatan agar mencapai titik impas atau Break Even Point (BEP). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian dengan data primer, data yang diperoleh dari hasil wawancara dan kuisioner. Jumlah responden penelitian sebanyak 68 petani melati diantaranya ada 26 petani yang memiliki Luas lahan kurang dari 0,5 Ha dan 42 petani dengan luas lahan lebih dari 0,5 Ha. Analisis yang digunakan adalah Keuntungan (π=TR-TC), Revenue Cost Ratio (R/C),dan Break Even Point (BEP). Hasil dari analisis keuntungaan menunjukan bahwa usaha tani melati di Desa Maribaya, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal dengan luas lahan kurang dari 0,5 Ha dan lebih dari 0,5 Ha masih memberikan keuntungan bagi petani. Hasil dari analisis efisiensii menunjukan usaha tani melati dengan luas lahan sudah efisien. Luas lahan lebih dari 0,5 Ha memiliki R/C rasio paling tinggi karena lebih efisien dalam penggunaan input produksi. Hasil analisis titik impas menunjukan bahwa usaha tani melati dengan luas lahan kurang dari 0,5 Ha dan lebih dari 0,5 Ha sudah mencapai titik impas dalam nilai penjualan, harga produksi dan volume penjualan. Keuntungan yang diperoleh tergantung pada luas lahan dan harga jual. Oleh karena itu, maka bagi petani yang memiliki luas lahan kurang dari 0,5 hektar sebaiknya mempertimbangkan untuk memperluas usaha taninya dengan cara menyewa lahan atau jika memungkinkan untuk membeli lahan.
Abstrak (Inggris) This study entitled “Efficiency of White Jasmine Sambac Farm Bussiness At Maribaya Village, Kramat Subdistrict, Tegal Regency”. The purpose of this study was to determine the profit and the efficiency of farming and to know the great jasmine production and profit in order to achieve Break Even Point (BEP). This research was conducted using the method of data analysis of primary data obtained through interviews and questionnaires. The number of respondents as many as 68 research among jasmine growers there are 26 farmers who have land area less than 0,5 hectares and 42 farmers with a land area more than 0,5 hectares. The analysis is the analysis of Profit (π=TR-TC), Revenue Cost Ratio (R/C), and Break Even Point (BEP). Results of the analysis showed that the income of the jasmine farm in the village of Maribaya, Kramat Subdistrict, Tegal Regency with land area of less than 0,5 hectare and more than 0,5 hectare still provide benefits for farmers. Results of the analysis showed the efficiency of farming jasmines have been efficient, with a land area of more than 0,5 hectare has a R/C ratio is highest because it is more efficient in the use of production inputs. The results of break even point analysis shows that jasmine farming has reached the break even point in sales, production rates and sales volumes. Profits earned depends on the area of land and selling prices. Therefore, the farmers who own the land area of less than 0,5 hectare should consider expanding their farm by renting land or if possible to buy the land.
Kata KunciKeuntungan, Efisiensi Usaha Tani, dan Titik Impas
Nama Pembimbing 1Drs. Sudjarwanto, M.Si
Nama Pembimbing 2Drs. Supadi, M.Si
Tahun2017
Jml halaman1
Page generated in 0.0756 seconds.