View Artikel Ilmiah

Kembali
NimP2BA12007
NamamhsRAHMAT SAFARI
Judul ArtikelEFEK KROM HEKSAVALEN TERHADAP KONSENTRASI DAN MOTILITAS SPERMATOZOA IKAN NILEM (Osteochilus hasselti C.V.)
AbstrakKrom (Cr) merupakan salah satu logam berat yang meningkat konsentrasinya dan menyebabkan pencemaran di perairan. Bentuk krom yang paling stabil adalah Cr3+ (krom trivalen) dan Cr6+ (krom heksavalen), tetapi Cr6+ lebih beracun dibanding krom trivalen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek Cr6+ terhadap konsentrasi dan motilitas spermatozoa ikan nilem (Osteochilus hasselti C.V.). Ikan dipapar dengan Cr6+ dalam bentuk senyawa kalium dikromat (K2Cr2O7) yang dibagi menjadi 5 perlakuan. Perlakuan I (kontrol) dengan konsentrasi Cr6+ 0 mg/L. Perlakuan II, III, IV, dan V dengan konsentrasi Cr6+ masing-masing 0,009; 0,018; 0,027; dan 0,036 mg/L. Ikan dipelihara dalam tiga durasi perlakuan yaitu 1, 2, dan 3 bulan. Pengambilan datadilakukan setiap bulan yaitu pada bulan pertama, kedua, dan ketiga. Pengaruh Cr6+ terhadap konsentrasi dan motilitas spermatozoa dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan Cr6+ dengan konsentrasi 0,009-0,036 mg/L menurunkan konsentrasi spermatozoa, proporsi spermatozoa motil, dan progresivitas spermatozoa, serta meningkatkan lama motilitas spermatozoa ikan nilem (Ostechilus hasselti C.V.).
Abstrak (Inggris)Chromium (Cr) is one of the heavy metals that its concentration increases and causes pollution in the waters. The most stable form of chromium is Cr3+ (trivalent chromium) and Cr6+ (hexavalent chromium), but Cr6+ is more toxic than trivalent chromium. This research aimed to evaluate the effect of Cr6+ on spermatozoa concentration and motility of hard-lipped barb fish (Osteochilus hasselti C.V.). Fish was exposed with Cr6+ in the form of a compound of potassium dichromate (K2Cr2O7) that divided into 5 groups. The control group was the Group I with concentration of Cr6+ 0 mg/L. Group II, III, IV, and V were the treatment groups with the concentration of Cr6+ 0.009; 0.018; 0.027; and 0.036 mg/L respectively. Each group was kept in three durations of treatment i.e. 1, 2, and 3 months. Sampling was done every month i.e. at the end of the first, the second, and the third month. The effect of Cr6+ to spermatozoa concentration and motility was analyzed using one-way ANOVA and continued with LSD test. The results showed that exposure of Cr6+ with concentration 0.009-0.036 mg/L induce decrease of spermatozoa concentration, proportion of motile spermatozoa and spermatozoa progressivity, and increase spermatozoa motility of hard-lipped barb (Ostechilus hasselti C.V.).
Kata KunciCr6+, ikan nilem, testis, spermatogenesis, motilitas
Nama Pembimbing 1Gratiana E. Wijayanti
Nama Pembimbing 2W. Lestari
Tahun2017
Jml halaman13
Page generated in 0.0719 seconds.