View Artikel Ilmiah

Kembali
NimG1B013018
NamamhsPUJI LESTARI
Judul ArtikelFAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN BORAKS PADA PEDAGANG JAJANAN DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
AbstrakLatar Belakang: Permenkes RI No. 722/Menkes/IX/1988 tentang bahan tambahan makanan Natrium Tetraborate dikenal dengan nama boraks digolongkan dalam bahan tambahan yang dilarang digunakan dalam makanan, tetapi pada kenyataannya masih banyak bentuk penyalahgunaan dari zat tersebut. Selama tahun 2011 telah dilakukan pengambilan sampel dan pengujian laboratorium hasil pengujian menunjukkan bahwa 2.902 (14,15%) sampel tidak memenuhi persyaratan keamanan dan mutu salah satunya 138 sampel yang positif mengandung boraks (BPOM, 2011). Bahaya makanan berboraks yang sering dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan boraks pada pedagang jajanan di sekitar kampus Universitas Jenderal Soedirman. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini memiliki populasi 75 pedagang dan sampel sebanyak 43 pedagang yang diambil menggunakan teknik perhitungan sampel uji beda 2 proporsi. Analisis penelitian ini menggunakan SPSS. Analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji statistik chi square, dan uji laboratorium secara kualitatif dengan test kit boraks. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan 76,7% sampel diduga positif mengandung boraks. Variabel sikap (p value=0,013) menunjukkan adanya hubungan dengan perilaku penggunaan boraks pada pedagang disekitar kampus Universitas Jenderal Soedirman. Sedangkan variabel pendidikan (p value=1,000), lama bekerja (p value=0,456), tingkat pengetahuan (p value=0,719), akses informasi (p value=1,000), pembinaan petugas kesehatan (p value=0,456) tidak menunjukkan adanya hubungan dengan perilaku penggunaan boraks pada pedagang di sekitar kampus Universitas Jenderal Soedirman. Kesimpulan: Ada hubungan variabel sikap (p value=0,013) pedagang dengan perilaku penggunaan boraks pada pedagang di sekitar kampus Universitas Jenderal Soedirman.
Abstrak (Inggris)Background: Permenkes RI No. 722 / Menkes/ IX / 1988 about food additives, Natrium Tetraborate, or known as borax which classified as prohibited food additive, but in fact there were many forms of abuse from this substance. During the year 2011 sampling and testing laboratory test results showed that 2,902 (14.15%) of the samples did not fulfill the safety and quality requirements of 138 samples that were positively contains Borax (BPOM, 2011). The dangers of consuming food that contained with borax in long term could be cause of death. This research had a purposed to analyze the related factors of borax’s usage in Jenderal Soedirman University’s snack vendors. Methodology: This research used cross sectional approach. This research had 75 vendors as a population and 43 vendors as a sample were used the technique of calculated different test sample of 2 proportions. This research used SPSS for analysis. Univariate analysis, bivariate analysis used chiqsuare statistical test, and qualitative laboratory test with borax test kit. Results: The result of this research showed that 76.7% of the samples positively contained borax. The attitude variable (p value=0.013) had indicated with the related factors of borax’s usage in Jenderal Soedirman University’s snack vendors. Wherease the variables of education (p value=1.000), duration of work (p value=0.456), level of knowledge (p value=0.719), access to information (p value = 1.000), coaching health workers (p value = 0.456) had indicated with the related factors of borax’s usage in Jenderal Soedirman University’s snack vendors. Conclusion: There had related between attitude variable (p value=0.013) with the related factors of borax’s usage in Jenderal Soedirman University’s snack vendors.
Kata KunciKata kunci: Boraks, Pedagang, Perilaku
Nama Pembimbing 1Drs. Kuswanto, M. Kes
Nama Pembimbing 2Saudin Yuniarno, SKM, M. Kes
Tahun2017
Jml halaman10
Page generated in 0.0691 seconds.