View Artikel Ilmiah

Kembali
NimG1F013045
NamamhsINAS YUMN HANIFAH
Judul ArtikelPROFIL KLT DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) TERHADAP Bacillus cereus
AbstrakLatar Belakang: Masyarakat tradisional menggunakan daun rambutan (Nephelium lappaceum L.) untuk mengatasi diare. Ekstrak etanol daun rambutan memiliki aktivitas antibakteri terhadap beberapa bakteri Gram positif seperti Stappylococcus aureus dan Propionibacterium acnes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun rambutan terhadap bakteri Gram-positif Bacillus cereus. Metodologi: Penelitian ini meliputi maserasi daun rambutan menggunakan pelarut etanol. Uji kandungan senyawa dalam ekstrak dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi padat. Hasil: Ekstrak etanol daun rambutan dengan konsentrasi 10000 ppm dan 5000 ppm mempunyai aktivitas antibakteri terhadap B. cereus dengan rata-rata diameter zona hambat 9 mm dan 6 mm. Ekstrak etanol daun rambutan mengandung flavonoid, alkaloid, tanin dan saponin. Kesimpulan: Ekstrak etanol daun rambutan (Nephelium lappaceum L.) mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin serta memiliki aktivitas antibakteri terhadap Bacillus cereus.
Abstrak (Inggris)Background: Traditional community uses rambutan leaves (Nephelium lappaceum L.) to treat diarrhea. The ethanolic extract of rambutan leaves has antibacterial activity against Gram-positive bacteria such as Stappylococcus aureus and Propionibacterium acnes. The aim of this study was to investigate the antibacterial activity of rambutan leaves ethanolic extract against Gram-positive bacteria Bacillus cereus. Methodology: The study include maceration of rambutan leaves using etanol, determination of extract compound by Thin Layer Chromatography (TLC) method and antibacterial activity test of extract by disk diffusion method. Result: Ethanolic extract of rambutan leaves at concentration 10000 ppm and 5000 ppm has antibacterial activity against B. cereus with average inhibition zone is 9 mm and 6 mm. Ethanolic extract of rambutan leaves consist of flavonoid, alkaloid, tannin and saponin group compound. Conclusion: The ethanolic extract of rambutan leaves contains flavonoid, alkaloid, tannin and saponin group compound and have antibacterial activity against B. cereus.
Kata KunciKLT, Nephelium lappaceum L., Bacillus cereus
Nama Pembimbing 1Rehana, M.Si., Apt
Nama Pembimbing 2Sunarto, M.S., M.P.,
Tahun2017
Jml halaman10
Page generated in 0.1026 seconds.