View Artikel Ilmiah

Kembali
NimF1C013072
NamamhsDINAR LAKSITANI
Judul ArtikelPEMBERITAAN DUGAAN KETERLIBATAN SBY DALAM KASUS ANTASARI AZHAR DI TEMPO.CO, KOMPAS.COM DAN DETIK.COM (STUDI ANALISIS FRAMING MODEL ZHONGDANG PAN DAN KOSICKI)
AbstrakPemberitaan mengenai dugaan kriminalisasi Antasari Azhar oleh SBY marak diberitakan oleh sejumlah media, tidak terkecuali media online. Kelebihan media online diantaranya adalah kemudahan akses dan bersifat real-time. Namun, konten pemberitaan media online pun tidak terlepas dari framing berita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana framing pemberitaan yang dilakukan oleh media online, yang dalam penelitian ini mengkaji Tempo.co, Kompas.com dan Detik.com dalam menyampaikan sebuah peristiwa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan metode analisis framing model Pan & dan Kosicki. Menurut model ini, analisis dibagi menjadi empat elemen, yaitu (1) sintaksis, (2) skrip, (3) tematik dan (4) retoris. Hasil penelitian menunjukkan Tempo.co dan Kompas.com cenderung berpihak kepada Antasari Azhar dengan dominansi opini dari pihak Antasari Azhar. Disisi lain, Detik.com menunjukkan kecenderungannya untuk mendukung bantahan SBY atas tuduhan keterlibatannya dalam kasus Antasari Azhar yang menekankan klarifikasi dari pihak SBY dalam artikelnya.
Abstrak (Inggris)The news regarding alleged involvement of SBY in Antasari Azhar’s case is reported by various media, and online media is no exception.Real time and accessibility are the strength of online media. However, the content of online media isn’t apart from news framing. This study aims to describe how online media construct the news of alleged involvement of SBY in Antasari’s case. In this research, Tempo.co, Kompas.com and Detik.com are selected as subjects. The study uses a qualitative approach with the framing analysis using Pan and Kociski’s model. Based on Pan and Kosicki, the structure of news framing elements studied is syntax, script, thematic, and rhetori. The results indicated that Tempo.co and Kompas.com tend to take sides with Antasari Azhar as seen on their more dominant opinion of Antasari’s side. On the other hand, Detik.com seems to support SBY by emphasizing his clarification on the articles.
Kata KunciAntasari Azhar’s Case, Framing Analysis, Media Construction, Online Media
Nama Pembimbing 1Dr. Edi Santoso, M.Si
Nama Pembimbing 2Dra. Sri Pangestuti, M.Si
Tahun2017
Jml halaman108
Page generated in 0.0857 seconds.