View Artikel Ilmiah

Kembali
NimF1G013027
NamamhsFARA NURLITA SARI
Judul ArtikelPOLA PEMBENTUKAN PELESETAN ABREVIASI PADA INSTAGRAM
AbstrakPenelitian ini berjudul “Pola Pembentukan Pelesetan Abreviasi pada Instagram”. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola pembentukan pelesetan abreviasi serta pengubahan makna dan fungsi dalam pelesetan abreviasi pada Instagram. Bentuk penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Data dari penelitian ini berupa gambar yang diambil secara acak dalam enam belas akun humor pada Instagram. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode simak dengan teknik dasar yaitu teknik sadap. Teknik lanjutan yang digunakan yaitu teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan dengan teknik pilah unsur penentu sebagai teknik dasar dan teknik hubung banding membedakan (HBB). Hasil analisis data pada penelitian ini akan disajikan secara formal dan informal. Hasil penelitian ini ditemukan jenis pelesetan abreviasi berupa singkatan dan akronim berjumlah 61 data pada Instagram. Dari 61 data yang ditemukan terdapat data berjenis singkatan, akronim, dan kontraksi. Proses pola pembentukan yang muncul dalam penelitian ini di antaranya: a) pengekalan huruf pertama tiap komponen; b) pola pengekalan suku kata pertama tiap komponen; c) pola pengekalan dua huruf pertama tiap komponen pertama dan tiga huruf pertama komponen kedua; d) pengekalan huruf dan suku kata yang tidak beraturan. Di dalam penelitian ini kata dasar maupun berafiks memiliki kelas kata diantaranya nomina, verba, numeralia, adjektiva, frasa adektiva dan frasa nomina. Pelesetan abreviasi memiliki beberapa fungsi diantaranya, a) fungsi sebagai ejekan dengan mengambil objek tertentu; b) fungsi komunikatif; c) fungsi sindiran atau celaan kepada orang atau situasi tertentu; d) fungsi kritis; e)fungsi pencerminan diri pada situasi yang menguntungkan; f) fungsi ungkapan rahasia dan g) fungsi rekreatif.
Abstrak (Inggris) This research is entitled “Pola Pembentukan Pelesetan Abreviasi pada Instagram”. This research aims at describing the formation patterns as well as their meaning and function changes of the paronomasia abbreviation on Instagram. This is a descriptive-qualitative research which data are in the forms of randomly collected picture within sixteen humor Instagram accounts. The continued techniques used was involved conversation observation technique and noting technique. The data are collected using a listening method with a determinant elements selection as the basic technique as well as a differentiation and comparative correlation (hubung banding membedakan/HBB) technique. The result of this result analysis are formally and informal presents. The results show that the are some paronomasia abbreviation types in the forms of abbreviation and acronyms with a total of 61 data on Instagram. Of those 61 data collected, data are in the forms abbreviation, acronyms, and Some formation patterns shown in this research are: a) first letter retention of each component; b) first syllable retention of each component; c) first two-letter retention of each first component and first three-letter retention of each second component; and d) irregular letter and latter retention. Meanwhile, the acronyms data which is found in this research is verbs, numeralia, adjectives, nouns, adjektiva phrases, and verbs phrases. In this research, the paronomasia have several functions: including mocking at a particular situation or person, communicative, sarcastic expression, criticism, and recreational purposes.
Kata Kuncimorfologi, semantik, abreviasi, bahasa pelesetan
Nama Pembimbing 1Farida Nuryantiningsih, S.S., M.Hum.
Nama Pembimbing 2Gita Anggria Resticka, S.S., M.A.
Tahun2017
Jml halaman145
Page generated in 0.0999 seconds.