View Artikel Ilmiah

Kembali
NimH1G013020
NamamhsDEVI KUMALASARI
Judul ArtikelHubungan Kerapatan Mangrove Dengan Kepadatan Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Segara Anakan Cilacap Bagian Timur
AbstrakEkosistem hutan mangrove di Segara Anakan, Cilacap mempunyai peranan ekologis yang sangat penting bagi beberapa biota akuatik diantaranya kepiting bakau. Penelitian berjudul “Hubungan Antara KerapatanMangrove Dengan Kepadatan Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Segara Anakan Cilacap Bagian Timur” bertujuan untuk mengetahui jumlah kerapatan mangrove, mengetahui kepadatan kepiting bakau dan menganalisis hubungan antara kerapatan mangrove dengan kepadatan kepiting bakau. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei dan Juli 2017. Metode penelitian adalah cluster random sampling. Analisis data yang dilakukan uji korelasi. Hasil analisis korelasi diketahui bahwa hasil dari analisis korelasi adalah : kelimpahan kepiting bakau= 0,553 salinitas + 0,177 suhu + 0,6040 pH + 0,783 DO + 0,490 mangrove diameter >4 cm. Hasil dari analisis korelasi menunjukkan bahwa hubungan antara faktor lingkungan dengan kepiting bakau adalah positif. Model pendugaan menggambarkan adanya hubungan yang cukup signifikan antara kepadatan kepiting bakau dengan mangrove. Adapun persamaan yang diperoleh adalah Y = 0,00005x4 + 0,010x3 – 1,318x2 + 70,44x - 1363. Tingkat keeratannya antara kepadatan kepiting bakau dengan mangrove adalah sebesar 0,788. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa mangrove memiliki pengaruh positif terhadap kepadatan kepiting bakau.
Abstrak (Inggris)The mangrove forest ecosystem in Segara Anakan Cilacap has an important ecological role for some aquatic biota such as mangrove crabs. The study entitled "The Relationship Between Mangrove Density With Abundance of Mangrove Crab (Scylla serrata) in East Segara Anakan Cilacap" aims to determine the number of mangrove density, to know the abundance of mangrove crab and to analyze the relationship between mangrove density with abundance of mangrove crab. The Research was conducted in May and July 2017. The is research method was using cluster random sampling. Data analysis was conducted by correlation test. The result of correlation analysis showed that were: abundance of mangrove crab = 0.553 salinity + 0.177 temperature + 0.6040 pH + 0.783 DO + 0.490 mangrove diameter >4 cm – 0.968. The result of correlation analysis showd that the relationship between environmental factors with mangrove crab has positive. Correlation the estimation model illustrates a significant relationship between abundance of mangrove crabs and mangroves. The equation obtained is Y = 0.00005x4 + 0.010x3 – 1.318x2 + 70.44x - 1363. The level of closeness between the abundance of mangrove crab with mangrove is 0.788. The result of regression analysis showed that mangrove has positive influence to abundance of mangrove crab.
Kata KunciKepadatan Kepiting Bakau, Kerapatan Mangrove,Cilacap.
Nama Pembimbing 1Dr. H. Endang Hilmi, S. Hut, M.Si
Nama Pembimbing 2Dr. H. Isdy Sulistyo, DEA
Tahun2017
Jml halaman47
Page generated in 0.0875 seconds.