View Artikel Ilmiah

Kembali
NimG1H013047
NamamhsNILA ROHMAH
Judul ArtikelHubungan Pantangan dan Kebiasaan Makan dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil
AbstrakLatar Belakang: KEK adalah kondisi kurang gizi yang disebabkan rendahnya konsumsi energi dalam makanan sehari-hari yang berlangsung menahun sehingga tidak memenuhi angka kecukupan gizi. Prevalensi ibu hamil KEK di Puskesmas II Baturaden tahun 2016 masih cukup tinggi yaitu sebesar 17,34%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pantangan makan dan kebiasaan makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas II Baturaden. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain studi case control. Teknik pengambilan sampel kasus berupa metode Purposive Sampling dan sampel kontrol diambil dari wilayah terdekat sampel kasus dengan jumlah 22 responden sebagai kasus dan 22 responden sebagai kontrol. Hasil Penelitian: Sebanyak 40,9% responden kasus dan 31,8% responden kontrol melakukan pantangan makan. Responden yang memiliki kebiasaan konsumsi makanan pokok kurang pada kasus (36,4%) lebih sedikit dibandingkan dengan kontrol (50%). Sebaliknya konsumsi lauk hewani yang kurang, lebih banyak pada kelompok kasus (63,6%) dibandingkan dengan kontrol (31,8%). Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan antara pantangan makan dan kebiasaan makan dengan KEK (p>0,05). Simpulan: Tidak ada hubungan antara pantangan makan dan kebiasaan makan dengan kejadian KEK pada responden di wilayah kerja Puskesmas II Baturaden
Abstrak (Inggris)Background: Chronic Energy Deficiency (CED) is a malnutrition condition caused by lack of energy consumption on the daily diet that goes on years so that does not comply the Nutritional Adequacy Ratio. The prevalence of pregnant woman with CED at Puskesmas II Baturaden in 2016 was high enough, it is 17.34%. This research aims to find out the correlation of dietary restriction and eating habit with CED on pregnant woman at Puskesmas II Baturaden. Methodology: This research used case control design study. Purposive Sampling Technique is the methode to determine the case samples and the control samples were taken from nearest area of case samples with 22 respondents as the case samples and 22 respondents as the control samples. Result: As much as 40.9% respondents in case group and 31.8% of control group did the eating taboo. The habit of eating staple food in lack category was less in the case group (36,4%) than in control group (50%). Respondents which have the habit of hewani side dish consumption were more on the case group (63,3%) than on the control group (31,8%). The result of chi square test showed that there was no correlation between eating taboo and eating habit with CED (p>0,05) Conclution: There is no correlation of eating taboo and eating habit with CED on the respondents at Puskesmas II Baturaden. Keywords: CED, Eating Taboo, Eating Habit
Kata KunciKEK, Pantangan Makan, Kebiasaan Makan
Nama Pembimbing 1Erna Kusumawati, SKM., M.Si
Nama Pembimbing 2Setiyowati Rahardjo, SKM., M.KM
Tahun2018
Jml halaman10
Page generated in 0.1066 seconds.