View Artikel Ilmiah

Kembali
NimB1J013181
NamamhsANIS KHOTIMAH
Judul ArtikelPREVALENSI DAN KELIMPAHAN Vorticella sp. PADA KEPITING BAKAU (Scylla serrata) YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN SLEKO KABUPATEN CILACAP
AbstrakVorticella sp. merupakan ektoparasit yang menyerang organisme perairan, seperti ikan, udang dan kepiting. Vorticella sp. menyebabkan berkurangnya nafsu makan, ganguan pergerakan, proses molting larva, stress bahkan kematian pada inangnya. Kematian akibat serangan Vorticella sp. dapat menyebabkan menurunnya populasi kepiting bakau di suatu perairan. Salah satu perairan laut yang potensial di Indonesia adalah wilayah perairan Cilacap. Wilayah perairan Cilacap terdapat ekosistem mangrove Segara Anakan yang merupakan tempat berlindung dan sumber pakan bagi organisme perairan, diantaranya kepiting bakau. Kepiting bakau (Scylla serrata). mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, baik di pasar domestik maupun pasar internasional. Kepiting bakau yang didaratkan di TPI Sleko umumnya berasal dari ekosistem mangrove yang bermuara di Segara Anakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kepiting yang terinfeksi Vorticella sp. serta kelimpahan Vorticella sp. pada kepiting bakau yang didaratkan di TPI Sleko. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai dengan teknik pengambilan secara purposive. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengambilan sampel kepiting bakau, identifikasi, pemeriksaan parasit pada kepiting bakau dan pengamatan serta perhitungan ektoparasit Vorticella sp. Variabel yang diamati berupa prevalensi dengan parameter jumlah kepiting yang terinfeksi; serta kelimpahan Vorticella sp. dengan parameter jumlah Vorticella sp. yang diterdapat pada sampel kepiting bakau. Hasil penelitian yang dilakukan pada organ carapace, insang, periopod, pleopod dan capit, menunjukan hasil: prevalensi kepiting bakau sebesar 27,5 % termasuk dalam kategori sering, sedangkan kelimpahan Vorticella sp. sebesar 0,775 ind/ekor termasuk dalam kategori sangat jarang. Analisis variansi menunjukan Vorticella sp. tersebar secara merata diseluruh tubuh kepiting bakau.
Abstrak (Inggris)Vorticella sp. are ectoparasites that attack aquatic organisms, such as fish, shrimp and crab. Vorticella sp. causes decreased appetite, movement disorders, larval molting process, stress and even host mortality. Vorticella sp. mortality can be caused by degradation of mangrove crab population in aquatic area. One of the potential marine area in Indonesia is Cilacap coastal area. Cilacap coastal area consist of important mangrove ecosystems as shelter and food source for aquatic organisms, including mangrove crabs. Mangrove crab or Mud crab (Scylla serrata) has high economic value, both in domestic and international market. Mud crab were landed on the TPI Sleko generally comes from the mangrove ecosystem that empties into Segara Anakan This study aims to determine the prevalence of crabs infected by Vorticella sp. and the abundance of Vorticella sp. on mangrove crabs landed on the Sleko TPI. This research was used survey method with purposive sampling technique. This research was conducted through several stages, consist of sampling of mangrove crabs, identification, examination and observation of parasite on mangrove crab and calculation of Vorticella sp. The research variables are prevalence with parameter of number of infected crabs; as well as the abundance of Vorticella sp. with parameters of Vorticella sp. which is obtained on samples of mangrove crabs. The results of research was conducted on carapace, gill, foot, and claws. The prevalence of mangrove crabs is 27,5 % categorized frequently, whereas the abundance of Vorticella sp is 0,775. falls into the category very rarely. Variance analysis showed Vorticella sp. all over the body of the mangrove crab
Kata KunciVorticella sp., prevalensi, kelimpahan, kepiting bakau
Nama Pembimbing 1drh. Rokhmani, M.Si.
Nama Pembimbing 2Drs. Edy Riwidiharso, M.S.
Tahun2018
Jml halaman41
Page generated in 0.0739 seconds.