View Artikel Ilmiah

Kembali
NimG1B014063
NamamhsNISRINA ALIFAH
Judul ArtikelPERBEDAAN EFEKTIVITAS AERASI DAN FILTRASI DALAM MENURUNKAN KADAR BESI (Fe) PADA AIR SUMUR
AbstrakLatar Belakang: Kadar besi (Fe) pada air sumur perlu diturunkan untuk menghindari dampak buruk pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Aerasi menggunakan tray aerator dan filtrasi menggunakan media zeolit mampu menurunkan kadar Fe pada air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas aerasi dan filtrasi dalam menurunkan kadar Fe pada air sumur. Metodologi: Penelitian quasi experiment ini menggunakan the nonequivalent control group design dengan rancangan acak lengkap (RAL). Populasi penelitian ini adalah air sumur yang mengandung kadar Fe lebih dari 1 mg/l. Sampel penelitian diambil dari salah satu air sumur yang mengandung kadar Fe lebih dari 1 mg/l. Penelitian ini menggunakan tray aerator tingkat 6 dan filtrasi menggunakan media zeolit dengan ketebalan 80 cm. Terdapat tiga jenis perlakuan yaitu tray aerator tingkat 6, filtrasi menggunakan media zeolit dan tanpa perlakuan (kontrol). Pengulangan masing-masing perlakuan sebanyak 9 kali. Uji statistik menggunakan uji Kruskall Wallis, uji Mann Whitney, dan uji One Sample t-Test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan efektivitas penurunan kadar Fe air sumur yang berbeda pada masing-masing perlakuan dibandingkan dengan kontrol, yaitu: tray aerator 64,69% dan filtrasi menggunakan media zeolit 77,16%. Kesimpulan: Filtrasi menggunakan media zeolit paling efektif dalam menurunkan kadar Fe pada air sumur dengan efektivitas sebesar 77,16%.
Abstrak (Inggris)Background: iron (Fe) levels in the well water needs to be reduced to prevent the cause of environmental damage and public health. Aeration using tray aerator and filtration using media of zeolites can reduce the Fe levels. This research aimed at identifying the effectivity difference of aeration and filtration in reducing the Fe levels in the well water. Methods: this was a quasi experimental study using the nonequivalent control group design with a completely randomized design (CRD). Population of this research was the well water containing Fe levels more than 1 mg/l. Sample of this research was one of the wells with containing Fe levels more than 1 mg/l. This research use tray aerator with 6 stages, filtration with zeolites media (the thickness of medium was 80 cm), and one control. The repetition of each treatment was 9 times. Data for analyze using a Kruskall Wallis test, Mann Whitney test, and One Sample t-Test. Results: there were any differences in the effectivity of each treatment, compare to control in decreasing the Fe levels in the well water namely; tray aerator 64,69%, and filtration with zeolites media 77,16%. Conclusion: filtration with zeolites media was the most effective treatment in reducing the Fe levels in the well water with the effectivity level was equal to 77,16%.
Kata KunciBesi, Tray Aerator, Filtrasi Zeolit.
Nama Pembimbing 1Saudin Yuniarno, S.KM., M.Kes.
Nama Pembimbing 2Suratman, S.KM., M.Kes., Ph.D.
Tahun2018
Jml halaman9
Page generated in 0.0929 seconds.