View Artikel Ilmiah

Kembali
NimG1F013028
NamamhsNIKEN PERMATASARI
Judul ArtikelAnalisis Kepuasan Perawat Terhadap Peran Apoteker Dalam Pelayanan Kefarmasian Di RSUD Banyumas Tahun 2017
AbstrakLatar Belakang: Hubungan kolaboratif antara perawat dengan apoteker merupakan hal yang penting karena kesalahan dalam pelayanan kesehatan disebabkan oleh buruknya komunikasi dan pemahaman di dalam tim. Elemen penting dalam kolaborasi tim kesehatan yaitu keterampilan komunikasi yang efektif danapat membantu masalah pasien (patient safety). Metodologi: Penelitian ini merupakan studi observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel accidental sampling kepada 140 pasien yang bekerjasama atau berinteraksi dengan apoteker sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen dalam penelitian menggunakan kuesioner tingkat harapan dan kenyataan kemudian untuk melihat kepuasannya di uji dengan metode gap. Selanjutnya dianalisis secara univariat dan bivariatmenggunakan uji Mann-Whitney pada karakteristik jenis kelamin dan lama kerja sedangkan uji kruskal-wallis pada usia dan tingkat pendidikan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan perawat berada pada kategori kurang puas dengan nilai gap -0,80, nilai kenyataan berada pada kategori sedang dengan rata-rata 2,64 dan nilai harapan dengan kategori tinggi 3,44. Hasil analisis menunjukan tidak ada perbedaan signifikan pada karakteristik jenis kelamin dan usia (p>0,05), serta ada perbedaan signifikan pada karakteristik tingkat pendidikan dan lama kerja (p<0,05). Kesimpulan: Karakteristik perawat yang mempengaruhi kepuasan yaitu tingkat pendidikan dan lama kerja, sedangkan jenis kelamin dan usia tidak mempengaruhi kepuasan.
Abstrak (Inggris)Background: The collaborative relationship between nurse and pharmacist is important. Problem in health service are caused by poor comunication and understanding in team. Good teamwork can help to reduce the problem of patient safety. Method: The reseach was an observational study with cross sectional approach. The sampling tehnique was accidental sampling to 107 nurses who had recived the pharmacist service according to inclusion criteria. Instrumen used questionner expectaion and reality analyzed using gap method. Furthermore, analyzed using Mann-Whitney test on sex and duration of work, while Kruskal-wallis test on nurses age and education characteristics. Results: The results showed that nurse satisfaction was in the less satisfied category with the gap value of -0.80, the reality value was in the medium category with an average of 2.64 and the expectation with the high category of 3.44. The results showed no significant differences in sex and age characteristics (p> 0.05), and there were significant differences in the characteristics of education level and duration work (p <0.05). Conclusion: Characteristics of nurses that affect satisfaction is the level of education and duration of work, while gender and age does not affect satisfaction.
Kata Kuncikepuasan, perawat, apoteker, pelayanan kefarmasian
Nama Pembimbing 1Vitis Vini Fera Ratna Utami, Msc.,Apt
Nama Pembimbing 2Hanif Nasiatul Baroroh, Msc.,Apt
Tahun2018
Jml halaman7
Page generated in 0.0939 seconds.