View Artikel Ilmiah

Kembali
NimA0A009029
NamamhsADRIANSYAH SEPTI HALIM
Judul ArtikelMANAJEMEN PERSEDIAAN PUPUK UREA NON SUBSIDI PADA PT. PUPUK KUJANG (PERSERO) CIKAMPEK JAWA BARAT
AbstrakPupuk sangat penting bagi pertanian karena merupakan kunci dari kesuburan tanah. Jadi, memupuk berarti menambah unsur hara ke dalam tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Oleh karena itu, persediaan pupuk harus mendapatkan perhatian yang besar. PT. Pupuk Kujang (PERSERO) Cikampek Jawa Barat memproduksi dua pupuk urea yaitu pupuk urea subsidi dan non subsidi. Pupuk urea non subsidi digunakan untuk perkebunan dan perusahaan. Tujuan Praktik Kerja Lapangan adalah untuk mengetahui dan berpartisipasi aktif dalam manajemen persediaan pupuk urea non subsidi, mengetahui permasalahan dan mencari solusi yang berkaitan dengan manajemen persediaan pupuk urea non subsidi dan mengetahui analisis finansial pada persediaan pupuk urea non subsidi di PT. Pupuk Kujang (PERSERO) Cikampek Jawa Barat. Metode Praktik Kerja Lapangan yang digunakan adalah observasi partisipasi aktif yaitu melibatkan diri secara langsung pada berbagai kegiatan yang dilakukan oleh PT. Pupuk Kujang (PERSERO) Cikampek Jawa Barat, dilengkapi dengan wawancara serta studi pustaka. Praktik Kerja Lapangan dimulai dari 20 Maret 2012 sampai 21 Mei 2012. Analisis yang digunakan adalah analisis biaya operasional gudang yang terdiri atas biaya tetap, biaya variabel dan biaya total. Manajemen persediaan pupuk urea non subsidi terdiri atas kegiatan planning, organization, actuating dan controlling. Permasalahan yang ada di Dinas Pengantongan PT. Pupuk Kujang (PERSERO) Cikampek Jawa Barat adalah sulit mencari kuli atau buruh pada malam hari, solusinya membentuk group stacking malam hari; Distributor yang terlambat mengambil produk, solusinya adalah dan teguran secara tegas dari petugas yang berwenang di Dinas Pengantongan PT. Pupuk Kujang (PERSERO) Cikampek Jawa Barat; Mutasi NPK yang menggunakan trailer tanpa bak, solusinya adalah diikat dengan jaring agar NPK tidak mudah jatuh dan tercecer di dalam gudang; Kecerobohan kuli angkut, solusinya adalah bertindak tegas dan menegur kuli angkut yang bertindak ceroboh; Kondisi gudang yang kotor, solusinya adalah gudang stock urea dan mutasi NPK dibuat terpisah. Biaya operasional gudang pada Dinas Pengantongan PT. Pupuk Kujang (PERSERO) Cikampek Jawa Barat sejak 20 Maret sampai 21 Mei 2012 sebesar Rp233.887.317.246,00, biaya tetap sebesar Rp313.877.018,00 dan biaya variabel (VC) sebesar Rp233.573.440.228,00.
Abstrak (Inggris)Fertilizer is a very important element for agriculture, it is become the main key of soil fertility. Fertilization means adding nutrient element into soil (Root Fertilizer) and plant (Leaf Fertilizer). Therefore fertilizer inventory should get more concern toward this circumstance. PT. Pupuk Kujang (PERSERO) Cikampek, West Java produce two kind of Urea Fertilizer there are Subsidy and Non-Subsidy fertilizer. Non-Subsidy Urea fertilizer is non-agriculture used for plantation and company, thus make it as important as subsidy fertilizer. The purposes of Internship are to obtain to information and actively participate in management inventory of non-subsidy fertilizer. In obtaining information purpose mainly focus on problem solving related with inventory management non subsidy fertilizer especially financial analysis of them in PT. Pupuk Kujang (PERSERO) Cikampek, West Java. Internship method for this article is observation thorough active participation. It means observer directly involving themselves into company activities especially in management inventory of PT. Pupuk Kujang (Persero) Cikampek, West Java. The additional information for this article comes from interview with employee and literature study.Intership started from 20th of March 2012 until 21st of May 2012. For analysis using inventory operational cost analysis consist of fix cost, variable cost and total cost. Management inventory of non subsidy fertilizer consists of planning, organizing, actuating and controlling. The problems found in packaging department that’s are difficult to found labor at the night, late distribution from production department, NPK mutation using inappropriate trailer, human error of labor and inappropriate building condition. In orther to solve that problems company provide several solutions that’s are create a stacking group for lack of labor at night, providing direct feedback for production department distribution lateness. For NPK inappropriate equipment company add net to solve that, concerning human error labor during work hour company hire supervisor to minimize that, and the issues related with building cleanness company separated ware house and loading place. Inventory operational cost of packaging department PT. Pupuk Kujang (PERSERO) Cikampek, West Java is Rp233.887.317.246,00, it contains of Fix Cost (FC) Rp313.877.018,00 and Variable Cost (VC) Rp233.573.440.228,00.
Kata KunciManajemen Persediaan, pupuk urea non subsidi, Biaya Operasional
Nama Pembimbing 1Ir. Hj. Pudji Hastuti P.,M.P.
Nama Pembimbing 2
Tahun2012
Jml halaman12
Page generated in 0.0616 seconds.