View Artikel Ilmiah

Kembali
NimP2CA09008
NamamhsMUGI RAHARJO
Judul ArtikelFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN DI KABUPATEN CILACAP
AbstrakMUGI RAHARJO : “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan Di Kabupaten Cilacap” (NIM. P2CA09008). Kemiskinan sering dipahami sebagai keadaan kekurangan uang dan barang untuk menjamin kelangsungan hidup, dan merupakan masalah klasik yang dihadapi oleh sebagian besar negara sedang berkembang serta merupakan salah satu indikator ekonomi untuk melihat tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu daerah. Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Cilacap Propinsi Jawa Tengah mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2005 penduduk miskin sekitar 1,69 juta jiwa. Angka ini pada tahun 2011 bertambah hingga menjadi sekitar 1,77 juta jiwa, atau bertambah sekitar 4,04% . Jumlah penduduk miskin di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pertambahan jumlah penduduk tiap tahun, pengaruh pendidikan yang rendah, tenaga kerja, infrastruktur dan lain-lain. Penelitian ini betujuan (1) Menguji pengaruh pendidikan terhadap tingkat kemiskinan. (2) Menguji pengaruh tenaga kerja pertanian terhadap tingkat kemiskinan. (3) Menguji pengaruh tenaga kerja industri perdagangan terhadap tingkat kemiskinan. (4) Menguji pengaruh infrastruktur terhadap tingkat kemiskinan. Sedangkan sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cilacap Tahun 2012. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisa data-data kemiskinan yang telah diperoleh adalah analisis regresi berganda dengan bantuan perangkat lunak Aplikasi SPSS 18. Hasil analisa menunjukkan (1) Pendidikan berpengaruh negatif dansignifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Cilacap, sesuai dengan hasil uji t hitung = -4,271 dengan signifikansi t sebesar 0,000. (2) Tenaga kerja pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Cilacap, sesuai dengan hasil uji t hitung = 2,241 dengan signifikansi t sebesar 0,037. (3) Tenaga kerja industri dan perdagangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Cilacap, sesuai dengan hasil uji t hitung = 3,903 dengan signifikansi t sebesar 0,01 dan (4) Infrastruktur berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Cilacap, sesuai dengan hasil uji t hitung = -2,222 dengan signifikansi t sebesar 0,039. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa faktor pendidikan, factor tenaga kerja pertanian dan faktor tenaga kerja industri dan perdagangandan infrastruktur berpengaruh dengan kemiskinan, sebab itu sudah selayaknya dan wajib bagi pemerintah khususnya Kabupaten Cilacap memperhatikan hal-hal tersebut misalnya program pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan. Pemerintah harus memaksimalkan kinerjanya yang terfokus kepada penduduk miskin melalui penambahan tingkat kesempatan kerja, serta memperhatikan kondisi jalan agar lalu lintas ekonomi berjalan maksimal.
Abstrak (Inggris)MUGI RAHARJO: " Factors Affecting Poverty in Cilacap." (NIM. P2CA09008). Poverty is often understood as a state of lack of money and goods to ensure survival, and is a classic problem faced by most developing countries, and is one economic indicator to see the level of social welfare in an area. The number of poor in Cilacap District, Central Java Province has increased from year to year. In 2005, approximately 1.69 million poor people. In 2011 this figure increased up to approximately 1.77 million people, or approximately 4.04% increase. The number of poor people in Indonesia are caused by various factors, such as increasing the number of people each year, the effect of low education, labor, infrastructure and others. This study aims (1) Testing the effect of education on poverty. (2) Testing the effect of agricultural labor on poverty. (3) Test the effect of industry trade labor on poverty. (4) Test the effect of infrastructure on poverty. While the main data sources used in this study is secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) Cilacap 2012. The method of analysis used to analyze poverty data that has been obtained is multiple regression analysis with the help of SPSS 18 software applications. The analysis shows (1) Education and significant negative effect on poverty in Cilacap District, according to the results of test t = -4.271 with a significance of 0.000 t. (2) agricultural labor and a significant positive effect on the level of poverty in the district of Cilacap, according to the results of test t = 2.241 with a significance of 0.037 t. (3) industrial labor and trade have a positive and significant impact on the level of poverty in the district of Cilacap, according to the results of test t = 3.903 with a significance of 0.01 and t (4) Infrastructure and significant negative effect on the level of poverty in the district of Cilacap, according to the results of test t = -2.222 with a significance of 0.039 t. This study implies that educational factors, factors and factors of agricultural labor and industrial labor perdagangan dan powerful infrastructure with poverty, because it is proper and obligatory for the government especially Cilacap attention to things such as poverty reduction by improving the quality of education. Government should maximize its performance are focused on the poor through the addition of the level of employment, as well notice roads for traffic running maximum economy.
Kata KunciKemiskinan, tenaga kerja, infrastruktur
Nama Pembimbing 1Istiqomah, S.E, M.Sc, Ph.D
Nama Pembimbing 2Drs. Sujarwanto, M.Si
Tahun2013
Jml halaman16
Page generated in 0.0793 seconds.