View Artikel Ilmiah

Kembali
NimA1C009047
NamamhsDHIAN SISTIA WARDANI
Judul ArtikelAKSESIBILITAS PETANI TERHADAP SUMBER MODAL PADA USAHATANI MELATI PUTIH (Jasminum sambac) DI KECAMATAN BATANG KABUPATEN BATANG
AbstrakKecamatan Batang merupakan salah satu sentra budidaya melati putih. Pengembangan usahatani melati putih di Kecamatan Batang mempunyai beberapa permasalahan dan keterbatasan, antara lain akses petani terhadap sumber-sumber permodalan yang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana petani melati putih di Kecamatan Batang dapat mengakses sumber modal usahatani, menganalisis faktor yang berpengaruh pada aksesibilitas petani terhadap sumber modal usahatani, dan menganalisis pengaruh langsung maupun tidak langsung variabel yang berpengaruh pada aksesibilitas petani terhadap sumber modal usahatani. Metode penelitian yang digunakan adalah survei.Pengambilan data dilaksanakan mulai tanggal 17 Juli hingga 5 agustus 2013, dengan sasaran penelitian adalah petani melati putih di Desa Denasri Wetan, Desa Denasri Kulon, Kelurahan Kasepuhan, dan Kelurahan Karangasem Utara Kecamatan Batang Kabupaten Batang. Hasil penelitian menunjukkan sumber modal yang digunakan oleh petani melati putih di Kecamatan Batang adalah modal sendiri dan modal pinjaman. Berdasarkan analisis regresi faktor yang berpengaruh pada aksesibilitas terhadap sumber modal di Kecamatan Batang adalah umur petani, luas lahan, hasil produksi, pengalaman usahatani, dan pendidikan, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh adalah jumlah tanggungan keluarga dan jaminan. Berdasarkan hasil analisis jalur, terdapat hubungan langsung variabel endogen dengan variabel eksogen, dan hubungan tidak langsung variabel endogen dengan variabel eksogen melalui variabel eksogen lainnya.Petani dengan aksesibilitas rendah sebanyak 13 orang, aksesibilitas sedang sebanyak 11 orang, dan aksesibilitas tinggi sebanyak 2 orang.
Abstrak (Inggris)Batang Subdistrict is a center of white jasmine cultivation. White jasmine farming development in Batang Subdistrict with several problems and limitation, among other farmers' access to sources of capital are relatively low. This research study was aimed to determine the extent to which farmers in Batang Subdistrict can access sources of farm capital, analyzing the factors that influence the accessibility of farmers to farm capital, and analyze the effect of direct and indirect variables that affect the accessibility of farmers to farm capital. The method of this research used survey. Data collection was conducted from July 17 to August 5, 2013, with the goal of research is jasmine white farmers in Denasri Wetan village, Denasri Kulon village, Kasepuhan Village and Karangasem Utara villageof Batang Subdistrict. Data were analyzed using multiple linear regression analysis and path analysis. The results showed that the source of capital used by white jasmine farmers in Batang Subdistrict its own capital and borrowed capital. Based on regression analysis of factors that influence the accessibility to capital resources in Batang Subdistrict is the age of the farmer, land area, production, farming experience, and education, while not influential factor is the number of family dependents and collateral. Based on the results of path analysis, there is a direct correlation between the endogenous variable with the exogenous variables, and indirect correlation with the endogenous variable and exogenous variables over other exogenous variables. Farmers with low accessibility of as many as 13 people, middle accessibility as many as 11 people, and high accessibility as many as 2 people.
Kata Kuncimelati putih, aksesibilitas, sumber modal
Nama Pembimbing 1Ir. Hj. Endang Sriningsih, M.P
Nama Pembimbing 2Ir. Tatang Widjojoko, M.P
Tahun2014
Jml halaman15
Page generated in 0.0787 seconds.