View Artikel Ilmiah

Kembali
NimF1G014048
NamamhsPUNGKAS DIAN NITA
Judul ArtikelNASIHAT CINTA PADA PROGRAM IM POSSIBLE (KAJIAN ANALISIS WACANA KRITIS MODEL VAN DIJK)
AbstrakPenelitian ini berjudul “Nasihat Cinta pada Program Im Possible (Kajian Analisis Wacana Kritis Model van Dijk)”. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis adalah nasihat cinta yang terdapat pada lima episode program Im Possible yaitu Jodoh Pasti Bertemu, Selingkuh, Salah Siapa?, Lima Bahasa Cinta, Yang Penting Dating, dan Jomblo Pasti Berlalu. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak. Metode simak memiliki teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sadap serta teknik lanjutannya adalah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis model van Dijk. Sesuai dengan analisis wacana kritis model van Dijk, penelitian ini meneliti data berdasarkan tiga dimensi yaitu struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Setelah dianalisis, data selanjutnya disajikan secara formal dan informal. Hasil penelitian ini yaitu berdasarkan analisis struktur teks ditemukan bahwa secara tematik dan skematik semua data mengandung tema dan alur yang beragam. Secara semantik ditemukan adanya elemen latar, praanggapan, detil, dan maksud. Secara sintaksis ditemukan bahwa semua data menggunakan bentuk kalimat, koherensi, dan kata ganti yang bermacam-macam. Secara stilistik ditemukan bahwa ada beberapa data yang menggunakan leksikon tertentu. Secara retoris, semua data menggunakan intonasi nada yang berbeda dan ada pula yang menggunakan gambar, tulisan yang ditampilkan di layar kaca, serta metafora. Berdasarkan analisis kognisi sosial, ditemukan bahwa terdapat skema person, diri, peran, dan peristiwa. Skema person adalah skema yang paling dominan dan skema diri hanya ditemukan pada satu data. Sementara berdasarkan analisis konteks sosial, disimpulkan bahwa profesi para coach sebagai salah satu motivator ternama di Indonesia membuat mereka memiliki kekuasaan dan akses yang lebih besar untuk dapat memengaruhi penonton terhadap wacana yang mereka sampaikan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semua nasihat yang disampaikan oleh para coach adalah untuk memberikan penekanan, penjelasan, dan penegasan terhadap nasihat yang disampaikan dengan menggunakan tema, alur, bentuk kalimat, koherensi, kata ganti, pilihan kata, intonasi nada, dan grafis yang beragam serta berdasarkan pengetahuan, pengalaman, dan kekuasaan yang dimiliki para coach agar nasihat-nasihat tersebut dapat memengaruhi serta memberikan inspirasi dan motivasi kepada para penonton. Hal ini sesuai dengan misi dari program Im Possible itu sendiri yaitu memberikan semangat, motivasi, serta inspirasi kepada para penontonnya.
Abstrak (Inggris)The research is entitled "Nasihat Cinta pada Program Im Possible (Kajian Analisis Wacana Kritis Model van Dijk)". It is classified into a descriptive-qualitative research. The data are the love advices contained in five episodes of I’m Possible program with the title Jodoh Pasti Bertemu [When destined together, no one can resist]; Selingkuh, Salah Siapa?[Having Love Affairs, who should be blamed?]; Lima Bahasa Cinta [Five Languages of Love]; Yang penting Dating [Dating is the most important one]; and Jomblo Pasti Berlalu [Single Status does not Last Forever]. The research data are collected using a listening method with both basic and further technique. The former employs a tapping technique, while the latter uses both uninvolved conversation observation and writing technique. The research data are then analyzed using a critical discourse analysis method of van Dijk model. Due to the critical discourse analysis of van Dijk model, this research examines the data based on three dimensions consisting of textual structure, social cognition, and social context. After the data are analyzed, those are formally and informally presented. The research results show that based on the textual structure analysis, it is found that all data thematically and schematically contain various themes and plots. Semantically, the elements of background, presumption, detail, and intention are found. Syntactically, it is found that the entire data use various sentence, coherence, and pronoun forms. Stylistically, it is found that there are some data using certain lexicons. Rhetorically, the whole data have different tone intonations and some use images, text displayed on screen, and metaphors. Based on the social cognition analysis, it is found that there are person, self, role, and event scheme. The person scheme is the most dominant one, while the self scheme is only found in one datum. Based on the social context analysis, it is concluded that the profession of coaches as one of well-known motivators in Indonesia makes them possess greater power and access to influence the audiences related to the discourse they are presenting to convey. The research results simultaneously conclude that all advices delivered by the coaches are intended to provide emphasis, clarification and affirmation through various themes, plots, sentence formations, coherences, pronouns, dictions, tone intonations, and graphs based on the coaches’ knowledge, experience, and power that they may influence, inspire, and motivate the audiences. Those are in accordance with the missions of I’m Possible program to provide spirit, motivation, and inspiration to all audiences.
Kata KunciIm Possible Metro TV, Analisis Wacana Kritis model van Dijk, wacana nasihat
Nama Pembimbing 1Farida Nuryantiningsih, S.S., M.Hum.
Nama Pembimbing 2Erwita Nurdiyanto, S.S., M.A.
Tahun2018
Jml halaman19
Page generated in 0.095 seconds.