View Artikel Ilmiah

Kembali
NIM (Student Number)I1D015043
Nama MahasiswaWIDA FARIDA
Judul ArtikelFaktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas sentral pada pegawai Kantor Pemerintah Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas
AbstrakLatar Belakang: Obesitas sentral adalah kondisi kelebihan lemak perut atau lemak pusat. Obesitas merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit degenerativ yang disebabkan oleh banyak faktor risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas sentral pada pegawai di Kantor Pemerintah Kabupaten Banyumas. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian menggunakan subjek sebanyak 54 orang yang dipilih menggunakan simple random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Obesitas sentral diukur menggunakan pengukuran Lingkar Pinggang dan Panggul (RLPP). Asupan makan menggunakan recall 2x24 jam, aktivitas fisik menggunakan form International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan kondisi mental emosional menggunakan form Self Reporting Questionnare (SRQ). Data dianalisis menggunakan uji fisher dan uji likelhood. Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan bahwa prevalensi obesitas sentral pada pegawai di Kantor Pemerintah Kabupaten Banyumas sebesar 81,5% dengan rata-rata RLPP 0,93 cm dengan jenis kelamin perempuan sejumlah 30 orang. Asupan energi ±77,74%, asupan lemak ±80%, asupan serat ±21,96, aktivitas fisik ±600 MET-menit/minggu, durasi tidur ±6 jam dan stress ±3 pertanyaan. Kesimpulan: Obesitas sentral tidak berhubungan dengan jenis kelamin, genetik, asupan energi, asupan lemak, asupan serat, aktivitas fisik, durasi tidur dan berhubungan dengan kondisi mental emosional. Kata Kunci: Obesitas sentral, Asupan energi, Asupan lemak, Aktivitas fisik, Kondisi mental emosional.
Abstrak (Inggris)Background: Central obesity is a condition of excess belly fat or central fat. Central obesity is one of the causes of degenerative diseases caused by many risk factors. This study aims to determine the factors related with central obesity among employees at the Government Office of the Secretary Region of Banyumas Regency. Method: This study was an observational study with a cross-sectional approach. The study used 54 subjects who were selected using simple random sampling with inclusion and exclusion criteria. Central obesity is measured using Waist and Pelvic Circumference (RLPP) measurements. Meal intake uses 2x24 hour recall, physical activity uses the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) form and mental emotional conditions using the Self Reporting Questionnare (SRQ) form. Data were analyzed using Fisher test and likelhood test. Research Results: The results showed the prevalence of obesity was centered on employees in the Banyumas Regency Government Office of 81.5% with an average RLPP of 0.93 cm with a female gender of 30 people. Energy intake ± 77.74%, fat intake ± 80%, fiber intake ± 21.96, physical activity ± 600 MET-minutes / week, sleep duration ± 6 hours and stress ± 3 questions. Conclusion: Central obesity is not related to gender, genetic, energy intake, fat intake, fiber intake, physical activity, sleep duration and related to mental emotional state. Keywords: Central obesity, energy intake, fat intake, physical activity, emotional mental state.
Kata KunciObesitas sentral, Asupan energi, Asupan lemak, Aktivitas fisik, Kondisi mental emosional.
Nama Pembimbing 1dr. Diah Krisnansari, M. Si
Nama Pembimbing 2Izka Sofiyya Wahyurin, S.Gz., MPH
Tahun2019
Jumlah Halaman10
Page generated in 0.1057 seconds.