View Artikel Ilmiah

Kembali
NIM (Student Number)A1A115012
Nama MahasiswaSEKAR LAVANIA HADI
Judul ArtikelPENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA UKM MIE CAP TIGA ANAK DI DESA WLAHAR KULON KECAMATAN PATIKRAJA KABUPATEN BANYUMAS
AbstrakPengendalian persediaan merupakan salah satu yang sangat penting bagi sebuah perusahaan, karena tanpa pengendalian persediaan yang tepat perusahaan akan mengalami masalah seperti memenuhi kebutuhan konsumen baik dalam bentuk barang maupun jasa yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut. Penelitian bertujuan untuk: 1) Menghitung jumlah pemesanan bahan baku yang ekonomis. 2) Menghitung frekuensi pemesanan bahan baku yang ekonomis. 3) Menghitung jumlah persediaan pengaman bahan baku mie yang seharusnya dilakukan. 4) Menghitung waktu tunggu bahan baku. 5) Menghitung jumlah pemesanan kembali bahan baku. 6) Menghitung biaya total persediaan bahan baku. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 2 sampai 27 Desember 2019. Data yang digunakan adalah data sekunder selama satu periode tahun 2019. Analisis data yang digunakan adalah analisis pengendalian persediaan bahan baku dengan metode Economic Order Quantity, Frekuensi Pemesanan, Safety Stock, Reorder Point, dan Total Inventory Cost. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Jumlah pemesanan bahan baku mie yang ekonomis rata-rata sebesar 34.380 kg. 2) Frekuensi pemesanan bahan baku mie yang ekonomis sebanyak 11 kali. 3) Jumlah persediaan pengaman (safety stock) bahan baku mie sebesar 6.033 kg. 4) Waktu tunggu (lead time) pemesanan bahan baku adalah 2 hari dari tanggal pemesanan hingga bahan baku sampai di gudang. 5) Titik pemesanan kembali ketika persediaan bahan baku yang ada di gudang sebesar 8.044 kg pada satu periode. 6) Biaya total persediaan (total inventory cost) bahan baku mie pada UKM Mie Cap Tiga Anak sebesar Rp6.885.582,00.
Abstrak (Inggris)Inventory control is a very important one for a company because without proper inventory control the company will experience problems such as meeting the needs of consumers both in the form of goods and service produced by the company. This study aims to: 1) Measure the number of raw materials economically. 2) Measure the frequency in procurement of raw materials. 3) Measure the number of procurement of raw materials is supposed to be done. 4) Set the waiting time for the raw materials. 5) Determine the number of re-procuring the raw materials. 6) Measure the total cost in procuring the raw materials. The data is taken from December 2nd until December 27th 2019. The researcher uses secondary data from the period of year 2019. This study is a case study. The data is analyzed using the analysis of raw material procurement in control with the method of Economic Order Quantity, Procurement Frequency, Safety Stock, Reorder Point, and Total Inventory Cost. The result of the study shows: 1) The total procurement of the raw materials is 34.380 kg. 2) The frequency of raw materials is 11 times. 3) The firm provides 6.033 kg in procuring the raw materials in order. 4) The waiting time for the raw materials to be procured is 2 days from the day of ordering until the materials is stocked. 5) The Reorder point is when the stock at the warehouse is 8.044 in one period. 6) The total inventory cost of raw materials is Rp6.885.582.00.
Kata Kuncieconomic order quantity, frekuensi pemesanan, safety stock, reorder point, total inventory cost
Nama Pembimbing 1Ir. Tatang Widjojoko, M.P.
Nama Pembimbing 2Ir. Pudji Hastuti Purwantini, M.P.
Tahun2020
Jumlah Halaman16
Page generated in 0.1293 seconds.