View Artikel Ilmiah

Kembali
NIM (Student Number)A1A115020
Nama MahasiswaPRADESTI ANGGITA SARI
Judul ArtikelANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT GULA KELAPA CETAK ASAL DESA KALISALAK KECAMATAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS JAWA TENGAH
AbstrakDesa Kalisalak merupakan salah satu desa produsen gula kelapa cetak. Produsen yang sudah terkenal produknya adalah UD Ngudi Lestari Jaya dan UD Mabrur. Penelitian ini digunakan untuk membandingkan dua pola dan melihat kinerja supply chain management. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi elemen supply chain management gula kelapa cetak, 2) Mengetahui aliran informasi, finansial dan produk gula kelapa cetak, dan 3) Menganalisis kinerja supply chain management gula kelapa cetak. Penelitian dilakukan di UD Ngudi Lestari Jaya dan UD Mabrur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dan analisis yang digunakan food supply chain networking. Penentuan responden menggunakan snowball sampling dan Simple Random Sampling. Waktu penelitian mulai akhir Agustus sampai awal Desember 2019. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) Elemen yang terlibat dalam struktur rantai supply chain management gula kelapa cetak terdiri dari pengrajin, pengepul, pabrik, distributor dan supermarket. (2) Aliran informasi pihak distributor kepada pihak UD Ngudi Lestari Jaya kurang transparan dan kurangnya hubungan timbal balik. Aliran produk pada pola pertama memakai merek pesanan distributor, sedangkan pola kedua memakai merek sendiri. Aliran finansial pada pola pertama mempunyai margin sebesar Rp55.600,00/kg dan farmer’s share 20,12 persen, sedangkan pola kedua mempunyai margin sebesar Rp8.700,00/kg dan farmer’s share 59,91 persen (3) Kinerja supply chain management pola kedua lebih efektif dan efisien karena rantai dan pelaku supply chain lebih sedikit, margin pemasaran lebih kecil dan farmer’s share lebih besar, sedangkan margin pemasaran pola pertama lebih besar dan farmer’s share lebih kecil.
Abstrak (Inggris)Kalisalak Village is one of the brown sugar producing villages. The famous sites are UD Ngudi Lestari Jaya and UD Mabrur. This research is used to compare the two patterns and see the performance of supply chain management. This study aims to 1) identify elements of the supply chain management of brown sugar, 2) know the flow of information, finances, and products, and 3) analyze the performance of the supply chain management of brown sugar. The research was conducted at UD Ngudi Lestari Jaya and UD Mabrur. The research method used is a survey and analysis used in food supply chain networking. Determination of respondents using snowball sampling and Simple Random Sampling. The research period was from August to December 2019. The results showed that (1) the elements involved in the supply chain structure consisted of craftsmen, collectors, factories, distributors, and supermarkets. (2) The distribution of information from the distributor to UD Ngudi Lestari Jaya is less transparent and there is a lack of reciprocal relationship. The product flow in the first pattern uses the distributor order brand and the second pattern uses its brand. The financial flow in the first pattern has a margin of IDR 55,600.00/kg and the farmer's share of 20.12 percent, while the second pattern has a margin of IDR 8,700/kg and the farmer's share is 59.91 percent (3) The performance of the second pattern of supply chain management is more effective and efficient because the chain and supply chain actors are fewer, the marketing margin is smaller and the farmer's share is larger, while the marketing margin of the first pattern is larger and the farmer's share is smaller.
Kata Kuncigula kelapa cetak, manajemen rantai pasok, food supply chain networking
Nama Pembimbing 1Suyono
Nama Pembimbing 2Dindy Darmawati Putri
Tahun2020
Jumlah Halaman16
Page generated in 0.1046 seconds.