View Artikel Ilmiah

Kembali
NIM (Student Number)E1A016258
Nama MahasiswaRAHMA DWI SAFITRI
Judul ArtikelKRITERIA DAN PROSEDUR PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM PELAKSANAAN MUTASI DI KABUPATEN PURBALINGGA (Studi di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Purbalingga)
AbstrakMutasi Pegawai Negeri Sipil merupakan bagian dari proses Manajemen Pegawai Negeri Sipil, tidak terkecuali di Kabupaten Purbalingga. Salah satu tujuan mutasi adalah untuk meningkatkan prestasi kinerja pegawai, namun dalam prakitknya terdapat pelaksanaan mutasi yang tidak maksimal, sehingga menurunkan prestasi dan semangat kerja dari pegawai itu sendiri. Dengan demikian dibutuhkan adanya kriteria dan prosedur yang tepat dalam penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil untuk mendukung hal tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kriteria dan prosedur penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil dalam pelaksanaan mutasi di Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normative. Data yang digunakan adalah data sekunder. Data-data tersebut diperoleh dianalisis dan dijabarkan berdasarkan norma hukum yang berkaitan dengan objek penelitian. Analisis penelitian dilakukan dengan normative kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pelaksanaan mutasi jabatan struktural Eselon II ke bawah dalam satu Instansi Daerah di Kabupaten Purbalingga mempertimbangkan kriteria khusus dan kriteria umum berdasarkan sistem merit yaitu kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil, wajar, dan non diskriminasi yang telah ditentukan oleh Baperjakat. Hasil temuan lain menunjukan bahwa prosedur pelaksanaan mutasi jabatan struktural Eselon II ke bawah dalam satu Instansi Daerah di Kabupaten Purbalingga mengacu pada Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 5 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Mutasi, sedangkan prosedur penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil masih berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil.
Abstrak (Inggris)Movement of Civil Servants are part of the Civil Servant Management process, including in Purbalingga Regency. One of the goals of the transfer is to improve the performance of employees, but in practice there is the implementation of mutations that are not optimal, thus reducing the performance and morale of the employees themselves. Thus, it is necessary to have appropriate criteria and procedures in the performance appraisal of Civil Servants to support this. The problem in this research is how the criteria and procedures for evaluating the performance of civil servants in implementing mutations in Purbalingga Regency. The research method used in this research is a normative juridical approach. The data used are secondary data. The data obtained were analyzed and described based on legal norms related to the object of research. The research analysis was conducted using qualitative normative. Based on the research results, the implementation of Echelon II structural position mutations below in one Regional Agency in Purbalingga Regency considers special criteria and general criteria based on the merit system, namely qualifications, competence, and performance in a fair, fair, and non-discriminatory manner as determined by Baperjakat. Other findings show that the procedure for implementing the mutation of Echelon II structural positions below in one Regional Agency in Purbalingga Regency refers to the State Civil Service Agency Regulation Number 5 of 2019 concering Procedures for Implementing Mutations, while the procedure for assessing the performance of Civil Servants is still based on Government Regulation Number 46 of 2011 concerning Assessment of Work Performance of Civil Servants.
Kata KunciPenilaian Kinerja, Mutasi, Pegawai Negeri Sipil
Nama Pembimbing 1Sri Hartini, S.H., M.H.
Nama Pembimbing 2Dr. Tedi Sudrajat, S.H., M.H.
Tahun2020
Jumlah Halaman19
Page generated in 0.1235 seconds.