View Artikel Ilmiah

Kembali
NIM (Student Number)E1A016285
Nama MahasiswaDEWI NUR AFIFAH TRI FEBYANI
Judul ArtikelPEMBATALAN MEREK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DALAM PUTUSAN NOMOR 31/Pdt.Sus-Merek/2019/PN.Jkt.Pst
AbstrakMerek merupakan bagian dari wujud karya intelektual yang memiliki peranan penting bagi suatu perusahaan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa yang perlu untuk dilindungi. Perlindungan itu sendiri berupa pendftaran merek kepada Menteri Hukum dan HAM Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, hal ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis (atau disingkat UUMIG). Pelanggaran merek tentu saja menimbulkan kerugian bagi pihak produsen yang salah satunya adalah merek milik DIESEL, S.p.A yang merupakan perusahaan pemegang hak atas merek DIESEL & Variasinya, sehingga pihak yang merasa dirugikan dapat mengajukan upaya pembatalan merek ke Pengadilan Niaga di wilayah hukum tempat tinggal Tergugat sebagaimana diatur di dalam Pasal 83 UUMIG. Penelitian dalam skripsi ini dilakukan dengan metode pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian yang digunakan adalah preskriptif analitis, sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah normatif kualitatif dengan sumber bahan hukum berupa data sekunder yang dikumpulkan melalui metode studi kepustakaan dan disajikan dalam bentuk teks naratif. Berdasarkan hasil penelitian terhadap Putusan Pengadilan Niaga Nomor: 31/Pdt.Sus-Merek/2019/PN.Jkt.Pst., menunjukan bahwa merek DIESEL & Variasinya adalah merek milik DIESEL, S.p.A sebagai perusahaan pemilik merek yang telah terdaftar dalam Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan mempunyai hak eksklusif terhadap merek miliknya. Tergugat selaku pemilik merek DIESEL HOUSE dalam mendaftarkan mereknya memiliki itikad tidak baik karena adanya persamaan pada pokoknya dengan merek milik Penggugat yang mereknya telah terlebih dahulu sebagaimana diatur dalam Pasal 21 ayat (1) huruf a & b, Pasal 21 ayat (2) huruf a, dan Pasal 21 ayat (3) UUMIG, sehingga dapat disimpulkan bahwa Majelis Hakim telah tepat dalam membatalkan merek milik Tergugat.
Abstrak (Inggris)Trademarks are part of intellectual works that have an important role for a company in trading goods or services that need to be protected. The protection itself is in the form of trademark registration to the Minister of Law and Human Rights, Directorate General of Intellectual Property, this has been regulated in Law Number 20 of 2016 concerning Trademarks and Geographical Indications (or abbreviated as UUMIG). Trademark infringement certainly causes losses to producers, one of which is the trademark owned by DIESEL, SpA which is the company that holds the rights to the DIESEL mark & its variations, so that parties who feel aggrieved can file an attempt to cancel the mark to the Commercial Court in the jurisdiction of the residence of the Defendant as regulated in Article 83 UUMIG. The research in this thesis was conducted using a normative juridical approach, the research specification used was analytical prescriptive, while the data analysis method used was qualitative normative with legal material sources in the form of secondary data collected through the literature study method and presented in the form of narrative text. Based on the results of research on the Decision of the Commercial Court Number: 31 / Pdt.Sus-Mark / 2019 / PN.Jkt.Pst., It shows that the DIESEL brand & its variations are trademarks owned by DIESEL, SpA as a brand owner company that has been registered in the Directorate General of Intellectual Property and has exclusive rights to its own mark. The Defendant as the owner of the DIESEL HOUSE mark in registering his mark had bad faith due to the similarity in essence to the Plaintiff's trademark whose mark was previously regulated in Article 21 paragraph (1) letters a & b, Article 21 paragraph (2) letter a, and Article 21 paragraph (3) of UUMIG, so that it can be concluded that the Panel of Judges was correct in canceling the Defendant's mark.
Kata KunciPembatalan Merek, Merek Terkenal, Itikad Tidak Baik.
Nama Pembimbing 1Agus Mardianto, S.H., M.H.
Nama Pembimbing 2H. Sukirman, S.H., M.Hum.
Tahun2020
Jumlah Halaman13
Page generated in 0.1398 seconds.