View Artikel Ilmiah

Kembali
NIM (Student Number)I1D016039
Nama MahasiswaANNE RUFAIDA
Judul ArtikelEFEKTIVITAS INTERVENSI PENDIDIKAN GIZI MELALUI WHATSAPP MESSENGER TERHADAP PERSEPSI BODY IMAGE DAN PREFERENSI MAKANAN PADA REMAJA DI SMA PLUS YPHB KOTA BOGOR
AbstrakLatar Belakang: Saat memasuki masa pubertas, remaja menjadi sangat khawatir atas pertambahan berat badan mereka. Beberapa remaja yang memiliki berat badan ideal bahkan masih merasa gemuk dan khawatir dengan perubahan berat badan dan penampilan tubuhnya. Kondisi ini akan berpengaruh pada persepsi body image dan preferensi makanan yang dipilih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi gizi melalui Whatsapp Messenger terhadap persepsi body image dan preferensi makanan pada remaja. Metodologi: Penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan one group pretest posttest. Sampel sebanyak 45 remaja dari SMA Plus YPHB Kota Bogor diambil dengan teknik purposive sampling. Persepsi body image diukur dengan menggunakan kuesioner BSQ-16, dan preferensi makanan diukur dengan menggunakan FFQ melalui WhatsApp Messenger. Analisis statistik menggunakan uji Kolmogorov Smirnov dan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pendidikan gizi untuk persepsi body image dengan nilai p=0,00. Terdapat perbedaan rata-rata konsumsi perhari sebelum dan setelah intervensi gizi yaitu: 1) nasi 3 kali perhari. 2) Ayam sebesar 0,696 menjadi 0,743. 3) Tahu sebesar 0,08 menjadi 0,084. 4) Wortel sebesar 0,067 menjadi 0,083. 5) Jeruk manis sebesar 0,028 menjadi 0,031. 6) Coklat dan kentang goreng sebesar 0,029 menjadi 0,031. Kesimpulan: Ada perbedaan persepsi body image sebelum dan sesudah intervensi gizi melalui Whatsapp Messenger terhadap persepsi body image dan preferensi makanan pada remaja di SMA Plus YPHB Kota Bogor. Terdapat kenaikan rata-rata konsumsi perhari pada remaja di SMA Plus YPHB Kota Bogor.
Abstrak (Inggris)Background: As they enter puberty, teenagers become very worried about their weight gain. Some teenagers who have an ideal weight even still feel fat and worried about changes in their weight and body appearance. This condition will affect the perception of the body image and the preferences of the selected food. The purpose of this study was to find out the effect of nutritional education interventions through Whatsapp Messenger on body image perception and food preferences in adolescents. Methods: This study used quasi experimental with one group pretest posttest. A total of 45 teenagers from SMA Plus YPHB Bogor city were taken with purposive sampling techniques. Body image perception was measured using the BSQ 16 questionnaire, and food preferences were measured using FFQ through WhatsApp Messenger. Data were analyzed using Kolmogorov Smirnov test and Wilcoxon test. Results: There is a significant difference between before and after nutrition education for body image perception with a value of p= 0.00. There is a difference in average consumption for a day before and after nutritional interventions that is: 1) rice 3 times for a day. 2) Chicken by 0.696 to 0.743. 3) Tofu by 0.08 to 0.084. 4) Wotel's 0.067 to 0.083. 5) Sweet orange by 0.028 to 0.031. 6) Chocolate and fries by 0.029 to 0.031. Conclusion: There are differences in body image perception before and after nutritional intervention through the Whatsapp Messenger to body image perception in teenagers at SMA Plus YPHB Bogor City. There was an increase in average daily consumption in teenagers at SMA Plus YPHB Bogor City.
Kata KunciBody image, Remaja SMA, WhatsApp Messenger, Persepsi Makanan.
Nama Pembimbing 1Ir. Endo Dardjito, MPPM
Nama Pembimbing 2Teguh Jati Prasetyo, S.Gz., M.Si.
Tahun2020
Jumlah Halaman6
Page generated in 0.1226 seconds.