View Artikel Ilmiah

Kembali
NIM (Student Number)C1A017028
Nama MahasiswaYUNITA BUDIARTI
Judul ArtikelAnalisis Nilai Tambah dan Pendapatan pada Industri Mebel di Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat
AbstrakPenelitian ini berjudul "Analisis Nilai Tambah dan Pendapatan pada Industi Mebel di Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat". Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis nilai tambah serta pendapatan pada industri mebel di Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Produk yang akan diteliti terbatas hanya pada produk sofa dan lemari. Jumlah populasi pada penelitian ini yaitu sebanyak 237 pengusaha. Sedangkan sampelnya berjumlah 71 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti pada penelitian ini yaitu kuesioner dan wawancara. Dalam menganalisis nilai tambah, penelitian ini menggunakan metode hayami. Sedangkan dalam menganalisis pendapatan menggunakan analisis pendapatan. Berdasarkan hasil dari penelitian diperoleh kesimpulan bahwa produksi pada industri mebel di Kota Tasikmalaya menghasilkan nilai tambah dan pendapatan. Adapun. rasio nilai tambah produksi keduanya yaitu sofa sebesar Rp. 2,650,060.7 dan lemari sebesar Rp. 4,297,028.7. Jumlah pendapatan produksi sofa sebesar Rp. 37,090,242.89 dan lemari sebesar Rp. 44,166,008.35. Berdasarkan uji beda menggunakan uji mann whitney diperoleh hasil bahwa pendapatan pada industri mebel di Kota Tasikmalaya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan produk sofa dan produk lemari. Implikasi dari penelitian ini yaitu apabila responden dalam hal ini pengusaha industri mebel hendak meningkatkan pendapatan maka pemerintah dapat memberikan dukungannya dalam bentuk bantuan permodalan hal tersebut akan membuat pengusaha industri mebel meningkatkan hasil produksinya yang nantinya akan berdampak pada pendapatan yang diperoleh oleh pengusaha industri mebel di Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.
Abstrak (Inggris)This research is entitled "Analysis of Added Value and Income in the Furniture Industry in Tasikmalaya City, West Java Province". The purpose of this study is to analyze the added value and income of the furniture industry in Tasikmalaya City, West Java Province. The products that will be researched are limited to sofa and cupboard products. The total population in this study was 237 entrepreneurs. While the sample amounted to 71 people. Data collection techniques used by researchers in this study are questionnaires and interviews. In analyzing the added value, this research uses the hayami method. While analyzing income using income analysis. Based on the results of the study, it was concluded that the production of the furniture industry in the City of Tasikmalaya generates added value and income. As for. the ratio of the added value of the production of the two sofas is Rp. 2,650,060.7 and a cupboard of Rp. 4,297,028.7. The total income of sofa production is Rp. 37,090,242.89 and a cupboard of Rp. 44,166,0008.35. Based on a different test using the Mann Whitney test, it was found that in the income of the furniture industry in the City of Tasikmalaya there was no significant difference between the income of sofa products and wardrobe products. This research implies that if the respondent in this case the furniture industry entrepreneur wants to increase income, the government can provide support in the form of capital assistance, this will make the furniture industry entrepreneur increase their production output which will have an impact on the income earned by the furniture industry entrepreneur in Tasikmalaya City. West Java province.
Kata KunciNilai Tambah, Industri Mebel, Pendapatan Usaha
Nama Pembimbing 1Drs. Herman Sambodo, M.P.
Nama Pembimbing 2Dr. Agus Arifin, S.E, M.Sc.
Tahun2021
Jumlah Halaman12
Page generated in 0.0559 seconds.