View Artikel Ilmiah

Kembali
NIM (Student Number)A1F017034
Nama MahasiswaERNITA HELEN ULINA SITORUS
Judul ArtikelKARAKTERISTIK KIMIA DAN SENSORI GULA KELAPA CAIR PADA BERBAGAI WAKTU PENGAMBILAN NIRA DAN VARIASI PENAMBAHAN EKSTRAK ROSELA (Hibiscus sabdariffa Linn)
AbstrakGula kelapa cair merupakan salah satu hasil produk olahan nira kelapa yang pada umumnya hasil penyadapan pagi dan sore hari. Rosela dapat menjadi sumber senyawa antioksidan karena bunga ini memiliki kandungan antosianin. Penambahan ekstrak rosela pada gula kelapa cair bertujuan untuk menurunkan pH agar sukrosa dapan terpecah dan mencegah kristalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pengaruh waktu pengambilan nira kelapa dan variasi penambahan ekstrak rosella terhadap karakteristik gula kelapa cair, 2) Menentukan perlakuan waktu pengambilan nira kelapa dan variasi penambahan ekstrak rosella yang menghasilkan karakteristik gula kelapa cair terbaik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang diteliti terdiri atas 2 yaitu: perbedaan waktu pengambilan nira (K) yaitu pagi (K1) dan sore (K2); konsentrasi rosela (L) yaitu 0% (L1), 5% (L2), 10% (L3), dan 15% (L4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlaukan yang menghasilkan gula kelapa cair dengan sifat kimia dan sensori terbaik adalah perlakuan waktu pengambilan nira pagi hari dan ekstrak rosela 5% (K1L2). Kombinasi tersebut menghasilkan gula kelapa cair dengan viskositas (15,75 cPs), derajat keasaman (pH) (4,72), total padatan terlarut (74,10 °Brix), kadar air (28,51%), kadar abu (1,9%), gula reduksi (23,08%), gula total (25,98%), warna 2,54 (coklat kekuningan), aroma 3,30 (agak khas), rasa manis 3,51 (agak manis), rasa asam 3,07 (sedikit asam), dan kesukaan 3,24 (agak suka).
Abstrak (Inggris)Liquid coconut sugar is one of the processed products of coconut sap which is generally the result of tapping in the morning and evening. Roselle can be a source of antioxidant compounds because this flower contains anthocyanins. The addition of roselle extract to liquid coconut sugar aims to lower the pH so that sucrose can be broken down and prevent crystallization. This study aims to 1) determine the effect of the time of taking coconut sap and variations in the addition of rosela extract on the characteristics of liquid coconut sugar, 2) Determining the treatment time of taking coconut sap and variations in the addition of rosela extract which produces the best characteristics of liquid coconut sugar. This research is an experimental study with a randomized block design (RBD). The faktors studied consisted of 2, namely: the difference in the time of taking sap (K) namely morning (K1) and afternoon (K2); roselle concentrations (L) were 0% (L1), 5% (L2), 10% (L3), and 15% (L4). The results showed that the combination of treatments that produced liquid coconut sugar with the best chemical and sensory properties was the treatment when the sap was taken in the morning and 5% roselle extract (K1L2). The combination produces liquid coconut sugar with viscosity (15,75 cPs), degree of acidity (pH) (4.72), total dissolved solids (74.10 °Brix), water content (28.52%), ash content (1 .9%), reducing sugar (23.08%), total sugar (25.98%), color 3.54 (yellowish brown), aroma 3.30 (slightly distinctive), sweet taste 3.51 (slightly sweet) , sour taste 3.07 (slightly sour), and preference 3.24 (slightly like).
Kata Kuncigula cair, nira kelapa, ekstrak rosela, organoleptik
Nama Pembimbing 1Dr. Ike Sitoresmi Mulyo Purbowati, S.TP., M.Sc.
Nama Pembimbing 2Ali Maksum, S.TP., M.P
Tahun2022
Jumlah Halaman12
Page generated in 0.0517 seconds.