View Artikel Ilmiah

Kembali
NIM (Student Number)A1D018035
Nama MahasiswaDODI ATMAJA
Judul ArtikelAPLIKASI EKSTRAK RUMPUT LAUT UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN KUALITAS TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DI LAHAN PASIR PANTAI
AbstrakBawang merah merupakan sumber pendapatan yang memberikan kontribusi cukup tinggi terhadap perkembangan ekonomi suatu wilayah. Permintaan bawang merah yang semakin meningkat dalam jumlah yang besar sejalan dengan pertumbuhan penduduk. Upaya peningkatan hasil dengan menerapkan pupuk ekstrak rumput laut untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Penelitian ini bertujuan: 1). Mengetahui jenis pupuk ekstrak rumput laut yang paling baik meningkatkan hasil tanaman bawang merah, 2). Mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak rumput laut untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karanganyar, Kecamatan Adipala, Cilacap pada bulan Juli-Oktober 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan konsentrasi ekstrak rumput laut P1 (0 ml/l), P2 (5 ml/l), P3 (10 ml/l), konsentrasi ekstrak rumput laut komersil P4 (2 ml/l). Percobaan diulang sebanyak 10 kali. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, bobot segar total, warna umbi, bobot kering total, bobot kering askip, diameter umbi, kekerasan umbi, hasil tanaman bawang merah per petak. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F dan uji lanjut menggunakan analisis DMRT pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak rumput laut meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen. Aplikasi ekstrak rumput laut 5 ml/l (P2) dapat menyebabkan jumlah umbi 8,56 buah, bobot kering total 66,2 gram, bobot kering askip 69,15 gram, diameter umbi 27,81 mm, kekerasan umbi 0,61 kg. Sedangkan aplikasi ekstrak rumput laut komersil 2 ml/l (P4) menghasilkan bobot umbi basah total 102 gram, hasil tanaman bawang merah 26,5 t/ha hasil 27,21% dan peningkatan hasil 25,66%.
Abstrak (Inggris)Shallot is a source of income that contributes quite high to developing the economy of a region. Shallot request which is increasing in the amount of the big one in line with population growth. Efforts to increase yield with apply fertilizer seaweed extract to meet nutritional needs. The purpose of this research: 1). Knowing the type of seaweed extract fertilizer the best to increase the yield of shallot 2). Knowing the effect of seaweed extract concentration to increase the growth and yield of shallot. This research was implemented in Karanganyar Village, Adipala District, Cilacap from July-October 2021. This research used randomized block design (RCBD) with treatment of seaweed extract concentration P1 (0 ml/l), P2 (5 ml/l), P3 (10 ml/l), commercial seaweed extract concentration P4 (2 ml/l). Test repeated 10 times. Observed variables were plant height, number of leaves, number of bulbs, total fresh weight, bulb color, total dry weight, dry weight of askip, bulb diameter, bulb hardness, and yield. Obtained data were analyzed using the F test and further tested using DMRT analysis at an error rate of 5%. Research results showed that the application of seaweed extract increased the growth and yield of shallot. The concentration of seaweed extract P2 (5 ml/l) caused several bulbs 8.5 bulbs, total dry weight 66.2 grams, askip dry weight 69.15 grams, bulb diameter 27.81 mm, bulb hardness 0.61 kg. Commercial seaweed extract P4 (2 ml/l) produced the highest number on variable total wet weight of 102 grams, shallot yield of 26.5 t/ha 27.21% yield, and 25,661% increase in yield.
Kata Kuncibawang merah, ekstrak rumput laut, hasil
Nama Pembimbing 1Dr. Ir. Rostaman, M.Si
Nama Pembimbing 2Dr. Ir. Saparso. M. P
Tahun22
Jumlah Halaman12
Page generated in 0.0546 seconds.