View Artikel Ilmiah

Kembali
NIM (Student Number)I1A015110
Nama MahasiswaCICI INTAN PERMATASARI
Judul ArtikelSYSTEMATIC REVIEW FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SKABIES PADA NARAPIDANA DI INDONESIA
AbstrakLatar Belakang : Penyakit skabies pada umumnya menyerang individu yang hidup berkelompok seperti di asrama, pesantren, lembaga pemasyarakatan, rumah sakit, perkampungan padat dan rumah jompo. World Health Organization (WHO) menyatakan angka kejadian skabies pada tahun 2014 sebanyak 130 juta orang didunia. Prevalensi skabies di Indonesia menurut data Depkes RI sudah terjadi cukup penurunan dari tahun ke tahun terlihat dari data prevalensi tahun 2008 sebesar 5,60% - 12,96%, prevalensi tahun 2009 sebesar 4,9-12, 95 %. Walaupun terjadi penuruan prevalensi, namun dapat dikatakan bahwa Indonesia belum terbebas dari penyakit skabies dan masih menjadi salah satu masalah penyakit menular di Indonesia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian skabies pada narapidana di Indonesia. Metode : Penelitian ini menggunakan systematic review dengan pendekatan systematic literature review. Pencarian literatur menggunakan kata kunci yang dimasukkan ke database jurnal. Literature berasal dari database PubMed, Google Scholar, Biomed Central dan Cochrain dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil Penelitian : Terdapat 8 literatur yang direview dengan tahun publikasi terbanyak pada tahun 2019. Berdasarkan analisis, teridentifikasi bahwa terdapat 7 faktor yang berhubungan dengan kejadian skabies pada narapidana di Indonesia yaitu faktor higiene perorangan, penyediaan air bersih, ventilasi, kepadatan penghuni, kondisi lantai, kelembapan, dan perilaku hidup bersih dan sehat. Kesimpulan : Literatur yang direview sebanyak 8 dan ditemukan sebanyak 7 faktor yang berhubungan dengan kejadian skabies pada narapidana di Indonesia. Faktor yang paling banyak ditemukan berhubungan dengan kejadian skabies pada narapidana di Indonesia yaitu variabel higiene perorangan sebanyak 5 literatur
Abstrak (Inggris)ABSTRACT Background : Scabies disease generally attacks individuals who live in groups such as in dormitories, Islamic boarding schools, correctional institutions, hospitals, dense villages and nursing homes. The World Health Organization (WHO) stated that the incidence of scabies in 2014 was 130 million people in the world. The prevalence of scabies in Indonesia according to data from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia has decreased significantly from year to year, as seen from the prevalence data in 2008 of 5.60% - 12.96%, prevalence in 2009 of 4.9-12, 95%. Despite the decline in prevalence, it can be said that Indonesia is not free from scabies disease and is still one of the problems of infectious diseases in Indonesia. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of scabies in prisoners in Indonesia. Method : This study uses a systematic review with a systematic literature review approach. Literature search using keywords entered into the journal database. The literature comes from the PubMed, Google Scholar, Biomed Central and Cochrain databases with inclusion and exclusion criteria. Research Results: There are 8 literatures reviewed with the most publication years in 2019. Based on the analysis, it was identified that there were 7 factors related to the incidence of scabies in prisoners in Indonesia, namely individual hygiene factors, clean water supply, ventilation, occupant density, floor conditions, humidity, and clean and healthy living behavior. Conclusion: The literature reviewed was 8 and found 7 factors related to the incidence of scabies in prisoners in Indonesia. The most commonly found factors related to the incidence of scabies in prisoners in Indonesia are personal hygiene variables as many as 5 literatures
Kata KunciKeywords: Prisoners, Scabies Incidence, Related Factors, Systematic Literature Review
Nama Pembimbing 1Suratman, S.KM, M.Kes, Ph. D
Nama Pembimbing 2Saudin Yuniarno, S.KM., M.Kes
Tahun2021
Jumlah Halaman10
Page generated in 0.0625 seconds.