View Artikel Ilmiah

Kembali
NIM (Student Number)H1C010032
Nama MahasiswaAULIA RAHMAN ALI
Judul ArtikelAnalisa Perhitungan Unjuk Kerja Existing System Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH) Surya-Angin Pandansimo, Bantul, Yogyakarta
AbstrakPembangkit listrik tenaga hibrida (PLTH) atau sistem hibrida (hybrid system) adalah suatu sistem pembangkit listrik yang memadukan beberapa sumber energi baru dan terbarukan. Pada sistem pembangkit ini terdapat subsisttem yang terdiri dari pembangkitan, penyimpanan, pengkonversi, dan pembebanan. Unjuk kerja dari keseluruhan sistem PLTH merupakan hal yang penting untuk diketahui sehingga dapat dievaluasi kinerja dari PLTH saat ini dan dapat menjadi bahan acuan untuk mengoptimasi PLTH kedepannya.objek penelitian pada penelitian ini adalah PLTH Pandansimo yang berada di Bantul, Yogyakarta, dimana pada penelitian ini dilakukan perhitungan unjuk kerja dari PLTH yang meliputi potensi energi angin dan matahari, pola beban harian, unjuk kerja PV, ujuk kerja turbin angin, dan unjuk kerja inverter. Berdasarkan data yang didapat dari Nasa Surface Meteorology and Solar Energy diketahui daerah Pandansimo mempunyai potensi energi angin dan matahari yang cukup besar dimana rata-rata kecepatan angin setahun mencapai 3.67 m/s pada ketinggian 15 m dan insolasi radiasi matahari rata-rata setahun mencapai 4.8 kwh/m2/hari . berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pola beban harian PLTH Pandansimo pada hari senin-sabtu (weekdays) cenderung konstan berkisar antara 1000 watt-1500 watt sedangkan pada hari minggu (weekend) cnderung fluktualif dan lebih besar dibandingkan pada hari biasa yang berkisar antara 1500 watt-2500 watt. Hasil analisis unjuk kerja PV menunjukkan bahwa performance ratio terendah adalah PV pada subsistem KKP yang berkisar antara 29%-48% dengan quality faktor yang cenderung mengalami penurunan pada siang hari sedangkan Performance ratio PV paling baik adalah PV pada subsistem 120 V barat dengan nilai performance ratio berkisar antara 45%-73% dengan quality faktor yang cenderung konstan pada siang hari dan nilai performance ratio PV pada susistem PV 240 V adalah berkisar antara 51%-65% dengan quality factor cenderung konstan pada siang hari. Sedangkan untuk turbin angin hasil analisis menunjukkan bahwa turbin angin dengan rating daya output 400 watt, 1kW, dan 2kW berada dibawah performasi daya output berdasarkan kecepatan angin pada spesifikasi turbin angin dengan rating dan jumlah sudu yang sama, hanya turbin angin 5kw dan 10 kw yang grafik daya outputnya mendekati spesifikasi grafik daya output bedasarkan kecepatan angin pada turbin angin dengan rating dan jumlah sudu yang sama. Dan untuk hasil analisis pada inverter didapatkan bahwa efisiensi pada sinus modified inverter lebih baik dibandingkan dengan sinus inverter dengan nilai efisiensi pada sinus modified inverter berkisar antara 59%-96% sedangkan pada sinus inverter hanya berkisar antara 33%-80%.
Abstrak (Inggris)Hybrid power plant or hybrid system is a power generation plant that combines multiple sources of new and renewable energy. in this generation the subsystem consisting of generation, storage, converter, and load. The performance of overall hybrid system is important to know for evaluating of the performance of existing system and can be a reference for optimizing hybrid power plant. Research object in this study is Pandansimo hybrid power plant where located in Bantul, Yogyakarta. The research was conducted calculation of the performance of hybrid system which included wind and solar energy potential, patterns of daily load, PV performance, wind turbines performance, and inverter performance. Based on the data that obtained from the NASA Surface Meteorology and Solar Energy, Pandansimo region known have a good enough of wind and solar energy potentials with the average of wind speed in one year reaches 3.67 m/s at a height of 15 m and the average of solar radiation in one year at 4.8 kwh /m2/ days. based on the results of the study showed that the daily load pattern of Pandansimo hybrid system on Monday-Saturday (weekdays) tends to a constant, in range from 1000 watts-1500 watts and while on Sunday (weekend) tend to fluktuatif and larger than weekdays in the range of 1500 watt-2500 watts. The results of the analysis showed to that the the lowest performance of PV is in the KKP subsystem in ranges from 29% -48% with a quality factor tends to decrease during the day and the best PV Performance ratio is 120 V PV west subsystem with the value performance ratio ranged between 45% -73% with a quality factor tends to a constant value during the day and the performance ratio of 240 V east PV is ranged between 51% -65% with a quality factor tends to be constant during the day. As for the wind turbine analysis results indicate that the wind turbine with output power rating 400 watts,1kW, and 2kW the output power under performance based on the power output curve specifications of the wind turbine with the same rating power output and same number of blades, only 5kw and 10 kw wind turbine that almost approached output power like in the specification of output power curve based on the wind turbine at the same rating and the same number of blades. And last results of the analysis showed that the efficiency of the modified sine inverter is better than sine inverter. The value of eficiency modified sine inverter in the ranges between 59% -96% and the sine inverter in ranges between 33% -80%.
Kata KunciPLTH, potensi matahari dan angin,pola beban,unjuk kerja PV, unjuk kerja turbin angin,unjuk kerja inverter.
Nama Pembimbing 1Winasis,ST.,M.Eng
Nama Pembimbing 2Imron Rosyadi,ST.,M.Sc
Tahun2014
Jumlah Halaman13
Page generated in 0.0607 seconds.